Ingin Saja
Malam ini ada banyak ingin dalam benakku.
Aku ingin menuliskan semua isi kepalaku yang riuh ramai belakangan. Sebab jika kau tahu, aku sudah tidak punya lagi teman cerita, kecuali kepadaNya. Pun, aku tidak suka menulis dalam lembar-lembar diari karena tulisan tanganku mudah sekali memancing benih-benih perfeksionisku.
Aku ingin membuat puisi yang sudah ku susun sedikit demi sedikit sejak ahad lalu. Tentu saja ada fisika-fisikanya, di sana. Seperti biasanya yang pernah kau lihat.
Aku ingin membuat kolase video seperti janjiku padamu meskipun setelah kuamat-amati, video mentahnya sangat tidak editable. Entah bagaimana nanti hasilnya. Semoga baik-baik saja.
Aku ingin menceritakan akhir pekanku yang penuh dengan perjalanan-perjalanan kecil. Semua perjalanan tersebut timbul begitu saja dan tidak terencana. Mungkin salah satu karuniaNya agar aku tidak disibukkan dengan urusan galau, perut, dan kasur saja.
Aku ingin mengerjakan revisi-revisi thesisku yang tak tersentuh sejak bulan lalu. Juga, aku ingin menyunting naskah papermu yang sudah kau kirim beberapa hari lalu. Aku sadar pasti kau berharap lekas mendapat hasilnya, bukan? Maafkan manusia deadliner ini.
Dan di antara sekian banyak ingin-ingin itu. Jujur, aku ingin lekas tidur malam ini. aarrrgghh...













