Beberapa bulan bersama, menjadi teman hidup, dan menjadikanmu prioritas setelah kewajibanku kepada tuhan, mungkin sudah layak kau disebut pacar
akhirnya des, 2017 dedes pacaran. iya pacaran dengan tugas akhir

seen from Indonesia
seen from China

seen from United States
seen from China

seen from China
seen from France

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from Germany
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from New Zealand
seen from New Zealand
seen from Mongolia
seen from China
seen from United States
seen from Singapore
seen from Yemen
Beberapa bulan bersama, menjadi teman hidup, dan menjadikanmu prioritas setelah kewajibanku kepada tuhan, mungkin sudah layak kau disebut pacar
akhirnya des, 2017 dedes pacaran. iya pacaran dengan tugas akhir
Om om
Ada sebuah pertanyaan muncul yang kebetulan ini pertanyaan bikin ngakak sih. yuk ngakak dulu. wkwkwk
“eh des, apa sih motivasi lu demen sama om om?”
oh kawan, bagus sekali pertanyaan lu, sampe gue sendiri sulit ngungkapinnya. Ahahaha.
Jawabannya apa yak? yah suka aja sama yang lebih tua, secara gue ini kata orang sekitar masih childish parah yah wajar dong kalau gue ngarepin ada yang bakal bimbing gue ke jalan yang lurus, alfatihah kali yak ihdinassirotol mustagim. Om om nya versi gue itu sebenarnya gak melulu yang udah punya bini ye, kalau gue lebih pada yang lebih tua dari gue dan sikapnya mengayomi itu udah om om versi gue, yah bodo amat mau diatas gue 3, 5, atau 10 tahun.