JODOH
Bukan karena memiliki bentuk mata yang sama atau identiknya guratan wajah yang menandakan bahwa kita berjodoh. Bukan pula karena kemiripan sifat, hobi, atau kebiasaan–karena sama itu terlalu membosankan.
Tapi ini masalah hati yang menjatuhkan cinta tanpa terpaksa. Ketika hati merasa “Nah! Dia orangnya!” Hanya sesederhana itulah, hati kita memilih.
Kita mungkin belum bertemu saat ini. Entah karena kamu yang mesti menyesuaikan waktuku atau aku yang harus paham bahwa kamu membutuhkan waktu yang lebih panjang sebelum berjumpa denganku.
Sebelum waktunya tiba, marilah kita bersama-sama memantaskan diri. Sebab seperti yang dijanjikan semesta, cinta yang baik akan segera dipertemukan; apabila hati kita benar-benar siap dan pantas untuk mendampingi seseorang.
Entah siapa diantara kita yang akan menemukan lebih dulu. Tapi, aku akan menunggumu sembari menjaga diriku sendiri, dan semoga di sana–dimanapun kamu berada, kamu sedang melakukan hal yang sama.
Semoga segera bertemu, jodoh!










