Kuliner Sungai dengan ikan endemik DAS Brantas Rengkik (hemibagrus nemurus) cocok sekali untuk menu berbuka yang menggugah selera. Salah satu program Aliansi Air adalah perikanan endemik DAS Brantas seperti Ikan Rengkik ini. Ikan ini memiliki bentuk yang mirip seperti ikan lele (Cat Fish) tetapi memiliki senjata sirip kanan kiri serta punggung yang tajam dan runcing serta sangat keras. Hidup dalam air yang sehat dengan kelarutan oksigen tinggi. Saling memakan satu sama lain sehingga sulit dibiakkan. Soal rasa tidak perlu ditanyakan lagi. Endemik Brantas, dengan ikan yang menginginkan oksigen tinggi pasti jauh lebih lezat dibandingkan ikan impor. Ini adalah ikan hasil budidaya ketua Aliansi Air Bapak Andung Achmad Kurniawan. Jika ingin dimasak mangut Ikan Rengkik ikan diasapkan terlebih dahulu, kemudian disiapkan bumbu kethok/potong (bawang putih,bawang merah,cabai merah,cabai ijo, ale). Kemudian ditumis. Masukkan air dan rengkik asap tadi. Tunggu beberapa menit. Setelah agak susut airnya diangkat. Beri taburan daun kemangi sebagai finishing. Seperti yang kita ketahui, rengkik kini semakin menyusut jumlahnya bahkan hampir tidak ada di DAS Brantas karena mutu air semakin menurun. Marilah kita jaga kelestarian sungai agar ikan endemik selalu ada dan anak cucu kita tetap bisa merasakan kelezatan ikan ini. SALAM LESTARI!!
















