(DUA PULUH TUJUH)
Tenteram
Tersadar di keheningan malam sendiriku, betapa mahal harga yang aku bayar untuk dapatkan tenteram di hati. Akhirnya dengan intervensi luar yang lebih valid, segala kekacauan dan tekanan dapat dihentikan. Tapi ini kan untuk ujian yang ini saja. Bagaimana yang berikutnya?
Akankah tenteram itu tetap di sana saat gelombang lainnya datang menghantam? Jadi katakan padaku agar tenteram itu tak pergi untuk temani sisa perjalananku?
Tak dapatkah wujudkan tenteram itu tumbuh dari hatiku ? Sendirian?
Manusia memang lucu, 'cos they just can't wait to get hurt again. Jangan lagi mencari tentram pada orang lain. Nikmati hari, you just need some shelter of own protection, be with yourself and center, clarity, peace, serenity...
Nanti kamu akan mengerti, once you've got those transquality of your inner peace... maka bersendirian, berdua, bersama-sama, bukan lagi masalah. It dont matters anymore. Kamu akan tetap jadi pribadi yang tenang yang cukup kehadiranmu saja sudah mendatangkan tenteram bagi yang lain.
[Bless Soul]












