Perjalanan
Belum banyak bekal yang kupersiapkan untuk perjalanan kita kemudian. Tidak ada sup ayam atau bento berwujud bentuk kesayangan.
Tapi aku bisa berjanji satu hal. Semua yang kamu butuhkan akan ku siapkan. Walau itu artinya aku harus menyulap mie instan jadi lebih sedikit menawan.
Aku belum tahu dengan kendaraan apa kita akan pergi ke tujuan. Bisa dengan sampan, atau mungkin hanya kaki yang kita butuhkan untuk berjalan.
Jika suatu saat aku atau kamu mabuk perjalanan, berjanjilah untuk tak saling meninggalkan. Mungkin kita hanya perlu berhenti sejenak, mengumpulkan bekal yang berserak di jalanan, atau sekedar menyaksikan anak kecil berebut ayunan.
Jika kau rasa kelelahan memimpin perjalanan, kau bisa memintaku memegang kemudi untuk sebagian perjalanan. Mengarahkanku jalan mana yang akan kita tempuh kemudian.
Apapun yang terjadi nanti, berjanjilah untuk tetap dalam kendaraan. Saling menemani hingga sampai ke tujuan.
Selamat menanti, mari terus bersiap diri.











