Max Shulaw, DeSales 2 x #215 Ohio State Champion
seen from Italy

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from Argentina

seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from India

seen from Philippines
seen from Ireland
seen from Hong Kong SAR China

seen from France
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Canada
seen from United States
seen from United States
seen from Yemen
seen from Türkiye

seen from France
Max Shulaw, DeSales 2 x #215 Ohio State Champion
Ohio State Champs
DeSales – Cohabina EP https://cenaindie.com/album/desales-cohabina-ep/
DeSales – Cohabina EP https://cenaindie.com/album/desales-cohabina-ep/
DeSales – Cohabina EP https://cenaindie.com/album/desales-cohabina-ep/
DeSales – Cohabina EP https://cenaindie.com/album/desales-cohabina-ep/
14 Medali Emas Didapat Pesilat Desa Les di Wapres Cup 2022
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Atlet silat Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali berhasil memboyong 14 medali emas dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) piala Wakil Presiden (Wapres) Cup 2022 yang digelar di GOR Padepokan TMII, Jakarta. Tidak hanya medali emas pesilat dari perkumpulan Bakti Negara Desa Les ini juga berhasil meraih 2 medali perak dan 2 perunggu di Kejuaraan yang digelar dari 24 sampai 25 Desember 2022 tersebut. Perbekel Desa Les Gede Adi Wistara saat dihubungi melalui telepon menyampaikan dalam Kejurnas yang diikuti sekitar 3.600 orang peserta itu, Ia memboyong sebajang 20 atlet dan 5 official. Para peserta yang ikut berlomba diantaranya terdiri dari siswa SD, SMP, SMA/SMK, dan Dewasa/Umum, mereka bertarung sekuat tenaga untuk bisa merebut medali di ajang Wapres Cup 2022. "Kita berangkat dengan jumlah atlet sedikit dibandingkan peserta lain, dan kami bangga sekali ternyata atlet-atlet mampu meraih 14 medali emas, 2 medali perak, dan 2 perunggu," terangnya Senin (26/12/2022). Adapun nama-nama atlet peraih medali diantaranya untuk medali emas ditingkat SD ada Gede Roby Febo dan Gede Satria Gesha Wicaksana. Emas ditingkat SMP ada Luh Sandra Maharani, Luh Putu Dyah Sekar Jagat, Made Budi Arta Yadnyana, Gede Suta Tanaya, I Made Krisna Dwiatmika, Ketut Gusti Juli Artawan, Gede Taru Gunawan, Komang Cahaya Tri Pararta, dan Made Rendra Gunawan. Emas ditingkat SMA/SMK ada Ni Luh Luh Putri Kusuma Dewi, Ni Luh Seri Peri Artini, dan Made Ariawan Dana. Untuk nama peraih medali perak ditingkat SD ada Kadek Weda Ariana serta Nyoman Yudiantara. Ditingkat SMP Putu Juni Antari dan Ketut Rebiani. Sedangkan untuk nama peraih medali perunggu dewasa/umum ada dua orang yakni Made Budiarta Putra serta Made Sumedang. Dalam Kejurnas itu, Adi Wistara mengakui jika atlet Bakti Negara Desa Les harus kalah di Semifinal tepatnya di kategori Dewasa/Umum saat melawan perwakilan Jawa Barat yang dinilainya cukup tangguh. Meski begitu melalui ajang Kejurnas ini pihaknya tetap berharap mental para atlet lebih meningkat dan kedepan bisa mempersembahkan yang lebih baik lagi. Prestasi Pencak Silat Desa Les ini, memang bukan yang pertama kali. Bangkit kembali sejak 2017 lalu dan resmi dikukuhkan tahun 2018 dengan total atlet sampai saat ini ada sekitar 50 orang mulai dari SD, SMP, SMA/SMK. Bakti Negara Desa Les sudah pernah mengharumkan Buleleng di tingkat Provinsi dalam ajang Kejurda Bali Open Competition 2022 yang berlangsung di GOR Lila Buana Denpasar dan berhasil keluar sebagai juara umum 2 kelas laga dengan raihan 18 emas, 3 perak, 2 perunggu. "Kita juga sudah pernah mengikuti beberapa kejuaraan yang berlangsung di Provinsi maupun di Kabupaten dan terbaru Kejurnas Wapres Cup 2022. Untuk di Porprov Bali kemarin atlet kita belum bisa berpartisipasi dikarenakan umur," imbuhnya. Kini melalui raihan prestasi yang didapat pihaknya berharap kedepan agar Pemerintah Kabupaten Buleleng lebih memperhatikan tidak hanya di Pencak Silat namun olahraga lainnya. Perhatian itu kata Wistara mungkin bisa dalam bentuk pengalokasian dana yang dilebihkan dari sebelumnya. "Kita tentu sampaikan terimakasih pula kepada sejumlah pihak yang mendukung para atlet agar bisa ikut berlaga di Kejurnas Wapres Cup 2022. Harapan kami ke depan bagaimana agar olahraga tidak hanya Pencak Silat bisa lebih diperhatikan lagi utamanya menyangkut pengalokasian dana," pungkas Adi Wistara.(dar/bpn) Read the full article
33 Peserta Ikuti Internasional Stand Up Padle Series 2022
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Kompetisi Internasional Stand Up Padle Series Tahun 2022 Bali bertajuk Sea Summit North Bali digelar di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Acara yang berlangsung dari 4 sampai 6 November 2022 ini diikuti sekitar 33 peserta yang datang dari berbagai Kabupaten di Indonesia. Ketua Panitia, Gede Eka Sandi Asmandi mengatakan, Dalam kompetisi ini terdapat 14 kategori yang dilombakan, mulai dari satu sampai lima kilometer(KM) untuk pria dan wanita, serta untuk peserta yang tergolong pro dan junior. "Ada 33 peserta. Yang berasal dari Belitung, Lampung, Jakarta, Tangerang, Depok, bahkan ada dari Amerika Serikat mereka akan mengikuti 14 kategori yang ada didalam lomba ini," katanya. Lanjut Pria yang akrab disapa Bli Bolo ini mengungkapkan, Pemilihan Desa Les sebagai venue lantaran pesona pantainya yang berbeda dari Bali Selatan. Dimana ombak yang lebih tenang serta pantai yang bersih. Bahkan kompetisi ini baru pertama kali berlangsung di Bali Utara dan menjadi seri penutup kompetisi Indonesia International Stand Up Paddle Series 2022. "Ombak yang tenang, laut yang bersih, sehingga sangat aman dan nyaman, dan kami harap kompetisi ini dapat terus berlanjut. Karena Kompetisi yang masuk dalam kategori sport tourism ini juga sangat ramah lingkungan," ungkapnya. Sementara itu, Perbekel Desa Les, Gede Adi Wistara, S.H., menyebutkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi terhadap pemilihan Desa Les Sebagai tempat diadakannya kompetisi ini, sebab melalui acara tersebut bisa mengembangkan dan memperkenalkan potensi Desa Les lebih luas lagi. "Kami disini memperkenalkan makanan khas Desa Les, serta Kami sudah menyediakan home stay di desa untuk peserta sebagai upaya memperkenalkan potensi desa," jelasnya. Ditempat yang sama, Salah seorang peserta yang juga atlet peraih Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Lukas Gallu Beko atlet SUP asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan sangat berkesan mengikuti kompetisi yang diadakan di Desa Les, karena Desa Les memiliki keindahan Bawah laut yang indah Dan bersih serta ombaknya yang tenang. "Pantai Desa Les sangat bersih keindahan bawah lautnya juga dan, apalagi Bali sebagai kiblat Water sport Indonesia, " ucapnya.(dar/bpn) Read the full article