Mengulik Relasi Desain dan Media
Sebenernya tulisan ini pernah singgah di dalam fikiran saya, dan fikiran ini sebelumnya ingin di tulis, syukurnya malam ini terelisasi karena tugas mata kuliah Desain dan Media. Karena tidak terbiasa menulis dan tidak pernah untuk memulai.
Pada kesempatan kali ini saya coba mengulik fikiran saya tentang Desain dan Media. Dan saya memulainya dengan tiga pernyaan, yaitu :
· Apa yang membuat media menjadi alat efektif untuk memberikan fungsi komunikasi?
· Apa desain berkorelasi dengan media?
· Apa salah satu pengaruh media yang dirasakan?
Mari kita kulik,
Menurut saya budaya adalah tersangka utamanya. dalam hal ini budaya adalah hal yang dinamis dan pastinya akan berubah. Hal itu terjadi karena budaya memiliki alasan perubahan. Perubahan budaya terbentuk karena pelaku budaya atau manusianya melakukan komunikasi. seperti yang kita tahu, proses komunikasi berawal dari Komunikator > Encoding > Media > Decoding > Komunikan > Respon > Umpan balik lalu kembali lagi kepada Komunikator. Komunikasi yang terdapat dalam tubuh budaya tersebut yang menjadi pemicu perubahan-perubahan budaya.
Dalam komunikasi budaya, budaya sendiri memiliki wujud. Yaitu, budaya sebagai gagasan, budaya sebagai aktivitas, dan budaya sebagai artefak. Maka bentuk ekspresi dan aspek kebudayaan dapat dibagi menjadi empat poin yaitu, 1. Tidak berwujud; 2. Terlihat; 3. Berwujud; dan 4. Tidak terlihat. Dari empat point tersebut masing-masing poin selalu mempunyai pasangan. Jika di visualkan kita dapat membentuk sumbu X sumbu Y. Maka poin tersebut akan membuat empat area yaitu, tidak berwujud dan terlihat (warna cahaya), terlihat dan berwujud (lukisan), berwujud dan tidak terlihat (suara musik), tidak terlihat dan tidak berwujud (ide atau gagasan).
Dari kosep Bentuk ekspresi dan aspxek kebudayaan tersebut kita dapat membagi beberapa karaya budaya yang di salurkan melalui komunikasi. sebagai contoh jika karya budaya menempati area terlihat dan berwujud misal poster. Maka poster akan terkomunikasi jika memdapatkan media dan komunikasi yang baik dalam menyampaikannya dan sebaliknya jika, poster tidak memdapatkan media dan komunikasi yang baik penyampaian poster akan buruk bahkan bisa tidak sama sekali sampai isi dari komunikasinya. Hal tersebut membuat sebuah media menjadi penentu efektifitas suatu komunikasi dalam suatu komunikasi yang berada di dalam tubuh budaya.
komunikasi pun memiliki tujuan tertentu, di mana Tujuan itu tercipta dari personal (diri sendiri) atau kelompok (organisasi, perusahaan, negara, dll). Dalam psikologi manusia kegagalan akan membuat rasa kesal, sedih, amarah, dan bingung reaksi emosial ini umum di rasakan. Tak jarang, hal ini berdampak pada otak manusia. Dampak yang paling baik biasanya manusia akan melangkah kedepan dengan mendesain sebuah ide atau gagasan agar tidak gagal untuk mencapai tujuan.
Jika kita melangkah mundur dalam paragraf sebelumnya, dimana komunikasi memerlukan suatu media untuk efisensi komunikasi. Maka sebuah desain akan berkorelasi kepada media, agar suatu karya yang tercipta dari bentuk ekspresi dan aspek kebudayaan baik personal maupun kelompok untuk mencapai tujuannya.
Sebelum kita mencapai di era digital, beberapa media telah tercipta berdasarkan kebudayaan yang tercipta karena kedinamisannya. Sekarang kita telah mencapai era digital. Sebagai contoh budaya dalam era digital ini kita dapat berkomunikasi dengan cepat di media sosial via teks, lalu kita dapat melihat suatu berita dengan cepat tanpa harus melihat langsung kejadian atau melihat media cetak, dan membutuhkan waktu untuk membacanya, serta media sudah sangat berkembang membuat kita sendiri tidak sadar bahwa, media yang telah di kembangkan di era ini telah mengubah suatu budaya seiring berjalannya waktu. Juga masih banyak dampak perubahan dari adanya media.
mungkin ulasan ini akan terus berkembang karena didalam fikiran saya merasa bahwa, ulasan tersebut masih sangat menarik untuk di bahas. Karena mungkin, budaya kedapan akan lebih hebat dan pastinya mempunyai dua sisi dan harus di bahas. Bukan untuk menemukan salah atau benar, tapi menemukan posisi kita dari Kewajiban dan Hak.
Abu Jafar Muhamad | 201546500307 | Desain Komunikasi Visual












