LiputanViral - Harga barang elektronik di sejumlah toko Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, naik, akibat terimbas pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
“Contohnya harga televisi LED merek Sharp ukuran 24 inchi awalnya saya jual Rp2,1 juta sekarang naik menjadi Rp2,3 juta,” kata salah seorang pemilik Toko Elektronik Teknologi, Ogan Komering Ulu (OKU), Geri di Baturaja, Jumat (7/9).
Kenaikan harga produk elektronik diprediksi mengurangi tingkat penjualan. “Agar tidak rugi, saya menyediakan produk yang dipesan saja. Tanpa pesanan dari pembeli saya tidak berani memasok barang,” kata dia.
Sementara Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Baturaja, Lisa Hermawati secara terpisah menambahkan melemahnya nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdampak pada meningkatnya harga barang kebutuhan pokok.
“Bukan saja barang elektronik, namun juga berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.
Menurut dia, banyak faktor yang mempengaruhi melemahnya nilai rupiah terhadap dolar seperti kenaikkan suku bunga acuan Bank Sentral AS (FED Rate).
“Termasuk juga faktor internal dari Indonesia,” kata dia.
Penguatan nilai dolar AS ia nilai tidak akan berdampak pada harga komoditas karet dan sawit. “Karena perubahan harga sawit dan karet tergantung pada kualitas, bukan kenaikan kurs dolar,” ujarnya.
Read the full article