Saya Ada Banyak
Minggu, 5 Agustus 2018. 19.46. Sedang mengungsi di kamar Bijar karena kamar saya sedang direnovasi.
Alam semesta. Tak terbatas?
Jadi beberapa hari lalu saya sedang buka Youtube, dan menemukan video mengenai Mandela Effect. Saya coba dalami arti Mandela Effect, yaitu fenomena dimana sekelompok besar orang mengingat hal yang salah. Diambil dari nama Nelson Mandela, yang ditahan di tahun 80an if I’m not mistaken, dan banyak orang yang ingat bahwa Mandela dinyatakan meninggal sekitar tahun 80an itu di penjara. Bahkan banyak yang ingat ada pemakaman Mandela. Tapi di tahun 90an Nelson Mandela bebas dan jadi presiden Afrika Selatan dan baru meninggal tahun 2013 lalu. Jadi kenapa banyak yang bilang meninggalnya di tahun 80an?
Contoh lain lagi, apa yang Maleficent katakan pada cermin ajaib di film Snow White?
“Mirror, Mirror, on the wall, who’s the fairest of them all?”
Benar kan? Semua orang tahu betul dialog itu. Tapi nyatanya di film Snow White Maleficent berkata “Magic Mirror on the wall, who’s the fairest one of all?”. No one remembers that real line.
Jadi Mandela ini adalah “ingatan yang salah” atau “false memories”. Banyak spekulasi yang muncul atas fenomena ini. Mulai dari ingatan yang payah, mind hacking para psikolog, hingga seperti jalan cerita sci-fi mengenai dunia paralel dan mesin waktu. Saya tidak tahu banyak mengenai false memories ini, karena butuh penjelasan dari psikolog mengenai hal ini. Saya juga tidak akan berbicara tentang mesin waktu di sini. Tapi saya cukup tertarik dengan konsep dunia paralel.
Alasan dunia paralel menjadi sebab Mandela Effect adalah karena secara tidak sadar alam bawah sadar kita berkelana ke dunia paralel. Jadi ingatan salah itu berasal dari dunia paralel yang bersinggungan dengan dunia asli kita.
Well........ Warning! Di bawah ini adalah pemikiran saya yang sebenarnya tidak ada dasarnya, karena tidak bisa dibuktikan dan tidak ada cara membuktikannya, sehingga bila dipikirkan lebih dalam mungkin akan membuatmu gila. Jadi, tidak usah dipikirkan.
Somehow saya percaya dengan kemungkinan adanya dunia paralel. Masa sih dari segitu luasnya alam semesta kita, hanya ada kehidupan di satu planet? Itu baru di satu alam semesta. Jika ada alam semesta lain, kemungkinan ada kita di dunia-dunia lain itu, namun dengan versi yang berbeda. Saya penasaran dengan saya-saya di dunia lain. Apakah dia sedang menulis mengenai hal ini juga? Apakah dia sedang berpesta di penthouse? Apakah dia sudah punya anak? Apakah dia sedang menyusui? Dan baaaaaanyak kemungkinan lainnya.
Istilahnya, Tuhan sedang melakukan A-B Testing, untuk melihat dunia mana yang lebih perform hahaha (maklum, anak digital).
Sudah banyak sekali pertanyaan yang ingin saya ajukan ke Tuhan jika kelak saya bertemu Dia nanti. Ini salah satunya. Bagaimanakan saya di versi dunia lain, jika ada?
Wondering the unwonderable (okay it’s not even a word)












