Di Masjid Nurur Rohman Ini, Saya Meng-kitbah Wanita "Terbaik" Tempat yang familiar sejak saya sekolah SD hingga SMP, tempat saya dan teman saya mencari ketenangan bila di sekolah ada masalah. Yaitu masjid depan sekolah SDN Cikupa 1 dan 2. Pemilihan tempat, alasan saya memilih masjid di cikupa. Karena tujuan yang baik, harus dilakukan dengan cara yang baik, dan menghindari fitnah. Sore itu, insyallah sedang shaum. Karena ajaran baginda nabi Muhammad, bila belum mampu menikah, maka shaum lah. 17:30, 6 Rajab 1437 Hijriah saya kirim pesan, masuklah ke masjid. Kemudian dia pun memasuki masjid, menghampiri saya. Saya berikan mukaddimah, alasan kenapa saya pilih lokasi masjid. Hal inti, saya pun meng-utarakan maksud dan tujuan saya. Saya katakan bahwa saya serius kepada dia, dengan segala kekurangan dan plan yang saya pikirkan selama seminggu ini untuk kedepannya. Dan saya pun merasa mawas diri, dengan mengatakan, bila setelah hari ini. Sebelum saya menikahinya, ada pria lain yang datang kepadanya. Maka dia boleh menerima pria trsbt. Seminggu saya mempersiapkan, 15 menit saya terus mengajaknya bicara, dan saya pun mengakhiri dengan yang baik. Karena sudah mendekati maghrib dan hendak yasinan malam jumat. Saya pun mengakhiri sore itu. Alhamdulillah, sekarang dia sudah sah dimata agama dan negara saya.












