Menilik Semangat Bersama dalam EV Hive
Di era digital seperti saat ini, banyak sekali terobosan-terobosan ide yang mampu membawa kita pada kemudahan. Millennials yang umumnya memiliki sifat kompetitif, penuh percaya diri dan berorientasi pada kesuksesan, seolah berdesakan mencari celah untuk menciptakan sebuah capaian baru yang mampu menjawab segala tantangan zaman. Teknologi yang kemudian dipadukan dengan kreatifitas tinggi, kini lebih dari sekadar berkarya namun juga membuka peluang berbisnis. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengusaha muda yang menjajaki bisnis startup dalam berbagai bidang berbasis teknologi.
Seiring dengan pertumbuhan bisnis startup di tanah air, semangat untuk terus bertumbuh bersama nampaknya begitu kuat sehingga dirasa membutuhkan sebuah tawaran solusi. Maka itu, munculah sebuah tempat bekerja bersama yang dikenal dengan co-working space. Co-working space di Indonesia sendiri muncul pertama kali di tahun 2010 dan kini angkanya terus bertambah setiap tahun. Co-working space menjadi sebuah tawaran solusi menarik bagi para startup founder yang masih memiliki banyak keterbatasan dalam merintis bisnisnya. Selain dianggap menjadi solusi secara teknis, co-working space juga diyakini dapat membantu perkembangan bisnis startup karena membentuk ekosistem para pelaku startup dan saling menghidupkan satu sama lain.
Tidak berlebihan rasanya bila menyebut co-working space sebagai tawaran menjanjikan bagi pertumbuhan bisnis startup. Mengapa demikian? Karena dengan bekerja dalam satu lingkungan yang sama hampir setiap hari, para pengusaha startup tersebut diharapkan saling berinteraksi satu sama lain sehingga menciptakan berbagai peluang yang dapat menunjang perkembangan bisnis mereka masing-masing. Suasana yang fleksibel, lebih santai namun tak kehilangan privasi untuk bekerja, membuat co-working space memberikan tidak hanya sekadar keuntungan di atas kertas namun juga keuntungan lain. Selain itu, co-working space umumnya kerap menggelar acara seperti talkshow, seminar maupun workshop demi memberikan edukasi lebih bagi para penghuninya.
Menjamurnya co-working space di tanah air, sekilas memberikan kesan yang sama saja. Tetapi, memilih co-working space bukan hanya menimbang permasalahan harga dan lokasi saja, namun juga aktivitas, fasilitas dan kenyamanan hendaknya juga menjadi perhatian. Anda bisa mencoba melakukan pencarian informasi secara online untuk menentukan manakah co-working space yang Anda pilih untuk bekerja. Dari sekian banyak co-working space yang ada di Indonesia terutama Jakarta, EV Hive merupakan salah satu tempat ideal untuk bekerja dan berkarya.
EV Hive memang tidak hanya berlokasi di Jakarta saja, namun juga di Tangerang. Memiliki jumlah total enam cabang, EV Hive tak main-main memberikan ruang sekaligus stimulus bagi para pebisnis startup agar terus bergeliat menjalankan bisnisnya. Sebagai salah satu cabang dari EV Hive, EV Hive Dimo bisa masuk dalam daftar co-working space yang wajib dipertimbangkan sebagai pilihan. Menawarkan harga yang sangat terjangkau dibanding tempat serupa, co-working space ini terletak di lokasi strategis tepatnya di jantung ibukota yakni kawasan Jakarta Pusat. Beralamat di Jalan Timor No. 6, EV Hive Dimo berada di lantai dua Dimo Space. Anda hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit bila ingin bertolak ke kawasan Thamrin.
Menelaah kelebihan lainnya, EV Hive Dimo memberikan kenyamanan luar biasa bagi para penggunanya. Crew yang ramah dan siap membantu, koneksi internet yang stabil untuk menyokong kebutuhan pekerjaan, space yang tak terlampau besar namun cukup ideal, tersedianya minuman gratis seperti teh, kopi, air putih maupun minuman berenergi, kebersihan yang terjaga, serta dilengkapi dengan fasilitas pendukung lain seperti meeting room, skype room, praying room serta loker untuk pengguna berlangganan. Seluruh fasilitas ini akan membuat Anda nyaman bekerja layaknya di rumah sendiri. Bukan hanya itu, EV Hive juga memiliki agenda rutin dengan bentuk dan topik yang berbeda-beda pula untuk menambah wawasan serta jaringan para tenant.
Tetapi jangan salah. EV Hive Dimo juga sangat cocok bagi para konten kreator perorangan yang tengah berkarya seperti penulis lepas, blogger dan lain-lain. Dilengkapi spot-spot kecil nan santai akan membuat Anda semakin betah berlama-lama di tempat ini. Tersedia reading corner yang akan memanjakan Anda dengan buku-buku seputar dunia bisnis startup maupun novel-novel menarik. Tentu saja ini akan me-refresh pikiran Anda ketika tengah stuck. Atau Anda juga bisa duduk santai berbincang di beanbag dengan sesama tenant seraya menikmati es krim yang tersedia dalam ice cream box di sudut ruangan.
Hanya dengan Rp. 50.000 untuk daily pass, Anda sudah bisa memanfaatkan berbagai fasilitas dan merasakan sendiri suasana menyenangkan saat bekerja. Selain itu, Anda juga bisa memilih paket berlangganan lainnya yang sesuai dengan budget dan kebutuhan perusahaan. Ada 3 pilihan paket lainnya yakni flexi desk dengan biaya Rp. 1.000.000 per bulan, dedicated desk dengan biaya 2.000.000 per bulan, ataupun private office dengan biaya Rp. 4.000.000 per bulan. Sangat terjangkau, bukan?
Mungkin inilah saatnya Anda beranjak dari zona nyaman dan memulai bisnis startup dengan memanfaatkan co-working space EV Hive sebagai lokasi bekerja. Sebab EV Hive lebih dari sekadar tempat bekerja, namun lebih daripada itu juga berkomitmen menjadi sebuah ekosistem bisnis yang hidup juga dinamis. Sebuah rumah yang hangat untuk menjadi tempat bertumbuh kembang bagi para penghuninya, yang menularkan semangat berkompetisi sekaligus berkreasi secara global namun saling bersinergi. Jadi, sudahkah Anda yakin untuk memulai bisnis startup dan bergabung dalam EV Hive Circle?









