Alhamdulillah broadcast kaidah fiqh kembali lagi😄. Ini adalah kaidah turunan dari kaidah pertama kemarin yg membahas ttg perkara niat. Bunyi kaidah ini ialah: الْعِبْرَةُ فِيْ الْعُقُوْدِ بِالْمَقَاصِدِ وَالْمَعَانِيْ لَا بِالْأَلْفَاظِ وَالْمَبَانِيْ Artinya: akad berlaku sesuai dengan tujuan dan hakikatnya bukan berdasarkan lafadz Contohnya dlm kehidupan sehari-hari: Seseorang yang membeli buku kpd penjual, kemudian pembeli berkata kpd penjual "ambilah jamku ini sampai aku membayar harga buku itu kepadamu". Maka jam yg diberikan pembeli dianggap sebagai barang gadaian walaupun lafadh akad yg diucapkan dgn kata "ambilah" (hibah). Krn tujuan pembeli ketika memberikan jam adalah menggadaikan, walaupun mengatakan lafadz hibah. #kaidahfiqh #fiqhislam #muamalah #fiqhmuamalah #islambertauhid #ulamanusantara (di Kedungwuni, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/p/BstqHyFHAKR/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=rw8ih18eid5b














