Komunikasi Produktif
(Catatan Komunikasi Produktif Day 1)
Saat ini saya baru memasuki kelas Bunda Sayang yang merupakan lanjutan dari kelas Matrikulasi di Institut Ibu Profesional. Kelasnya berupa Grup Whatsap, dan saat ini saya memasuki batch 3 regional Depok. Sebelumnya saya sempat ikut Batch 2 di Regional Bandung, namun saat itu saya baru memasuki bulan awal kehamilan sehingga entah kenapa banyak sekali skip dan gagal dalam menjalankan challenge.
Dengan mengucapkan bismillah akhirnya saya mencoba ikut kelas remedial dengan sekalian berpindah regional karena domisili saat inipun saya sudah berpindah ke Kota Depok.
Well inilah hasil corat-coret saya bikin mindmap supaya hasil kuliah online-nya lebih terasa berdampak huhehehe.
Di hari pertama challenge, saya memutuskan untuk melakukan komunikasi produktif dengan pasangan yaitu suami saya. Di hari pertama saya masih memperhatikan apa yang saya dan suami biasa lakukan saat kami berkomunikasi. Kemudian saya perhatikan kemungkinan miss komunikasi antara kami berdua, atau hal2 yg sekiranya selalu membuat kami sedikit berbeda pendapat. Wajar sih sebenernya, tapi di sini sy berusaha minimal memperbaiki dari diri saya sendiri dulu.
Hasilnya:
# Saya itu terkadang menganggap apa yg saya pikirkan sudah dimengerti oleh suami, padahal engga. Saya harus menyampaikannya.
# Saya kadang susah menangkap cepat apa yg suami saya katakan, sehingga saya harus mendengar pelan-pelan bahkan menulis poin2 atau merekam apa yg dia bicarakan.
# Saya itu terkadang kalo mau ngobrol sama suami ga liat situasi, tapi langsung ngomong aja padahal misalnya suami lagi persiapan pergi kerja atau bahkan lagi waktunya kerja.
# Saya itu tipikal yang PELUPA. SANGAT PELUPA. Jadi banyak hal yang membuat suami saya belakangan ini jadi sangat harus tinggi kesabarannya karena beberapa hal terlewatkan kelupaan oleh saya.
# Saat berbicara dengan suamisaya biasanya sambil melakukan hal lain, jadinya kadang ada yg tidak tersampaikan dengan baik.
Nahhh itu beberapa poin yang saya kurang lebih ingat untuk dituliskan. Sehingga dari poin2 tersebut lahirlah rasa dalam diri saya untuk melakukan sebuah perubahan dengan menerapkan beberapa kaidah komunikasi produktif dengan pasangan.
Rencananya, saya akan melakukan kaidah komunikasi selama 10 hari secara bergantian bahkan mengkomninasikannya satu persatu dimulai dari: choose the right time –> clear & clarify –> eye contact –> kaidah 7-38-55 –> I’m responsible for my communication result. Hal tsb disesuaikan dengan kondisi yang ada.
Nahhh bismillahirrahmanirrahim semoga dengan menuliskannya ini, saya semakin termotivasi buat selalu bisa sharing pengalaman & juga melaksanakan challenge ini.
#hari1 #gamelevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbunsayiip









