Dua kali saya ke Blitar dan dua kali pula saya menginap di Grand Mansion Blitar, yaitu akhir Februari dan awal Maret. Alhamdulillah pelayanannya bagus dan responsif. Sempat ada drama juga sih, waktu itu, saya sampai ke hotel pukul 5 sore dan saya mau langsung mandi. Kebiasaan saya gitu, baru sampai dari mana mana mestilah langsung mandi. Apalagi musim pandemi kayak gini ya, kebiasaan ini jadi sudah familiar bagi saya, ga jadi ribeut. Nah pas mau mandi, saya tidak menemukan toiletries yang biasa disediakan hotel, seperti sabu mandi, shampoo dan sikat gigi. Mana saya ga bawa sabun lagi dari rumah. Aduh kumaha ieu teh? Karena saya sudah ingin mandi, saya mandi saja tanpa sabun haha pakai sabun wajah aja, jadilah! _ Lalu keesokan harinya saya lapor ke bu Farida, salah satu panitia dari perpustakaan Blitar yang mengundang saya. Akhirnya bu Farida meneruskan laporan saya ke pihak hotel. Tak menunggu lama, sabun langsung meluncur ke kamar. Petugasnya juga meminta maaf atas kelalaian mereka lupa menyediakan sabun. Sungguh patut diapreasi. _ Waktu saya kembali lagi ke sana, mereka juga masih mengenali saya. Dan menurut saya, ini hotel yang bagus dengan nuansa yang modern di tengah kota kecil seperti Blitar. Harganya pun cukup terjangkau. Sarapannya juga banyak pilihannya, dan tempe mendoannya enak. _ @grandmansionhotel #staycation #hotel #grandmansion #tutiarien #blitar (at Bogor, Indonesia) https://www.instagram.com/p/B_lyoQ2lABJ/?igshid=1enet7yxkj7f5











