hambuh buh
seen from China
seen from Australia

seen from Australia
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from India

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Belarus

seen from United States
seen from Kuwait
seen from China

seen from Kuwait

seen from Poland

seen from United States

seen from Germany

seen from Germany
seen from China

seen from India
seen from United States
hambuh buh
review blog hambuh
wong siji iki koplak, kopyor sithik sirahe yak'e...
Kurang lebih begitulah komentar pertama yang muncul waktu pertama buka blog-nya Gus Mul di www.agusmulyadi.web.id . jujur baru pertama kali berkunjung, mungkin sebagai laki-laki sebaya saya merasa beruntung. Karena setelah ini mungkin saya bakal sering mampir ke bloh-nya Gus Mul. Dan bisa saya bayangkan bisa-bisa nanti saya tercuci otak gara baca postingan-postingannya. Lalu buat saya jadi kenthir. Lalu... entahlah jadi apa saya nantinya, hanya Tuhan yang tahu. *pokoknya kalau sampai orang tua saya komplain, mas Agus harus tanggung jawab nggih?
Sebenarnya saya ndak terlalu ngerti soal-menyoal review blog, postingan ini ya cuma buat ngeramein kontesnya mas Agus aja. Ndak papa toh mas Agus? hehe. Berhubung saya seorang warga negara Indonesia, dan seperti WNI yang lain bisanya ya komentar mas Agus. Blog-nya sae mas Agus, ringan dan suka sama gaya bahasanya yang banyak mambu jowo semisal 'ndilalah' dan 'sampeyan'. Menggelitik kalau saya baca atau mendengar kosakata jawa yang sudah lama ndak saya temukan dalam kesaharian, dan saya menemukan banyak kosakata itu dalam blog Gus Mul. Buat para pembaca yang juga baru pertama kali mampir ke blog-nya mas Agus bisa saya jamin betah, kalo ndak ya pasrah aja mas Agus... :D
Udah itu aja komentar saya mas Agus, kalo berkenan ya alhamdulillah kalo ndak ya mohon dimaafkan. Tapi yang pasti InsyaAllah saya bakal sering mampir ke blog-nya mas Agus. Salam kenal riyin nggih, dari Lasem yang merantau di Semarang.
Menyerah
Menyerah http://wp.me/s4qly-menyerah
Setelah lupa menganu domain untuk kesekian kalinya, dengan ini saya resmi melambaikan tangan ke arah kamera. Pindah ke wordpress dotkom lagi aja :|
View On WordPress
Mungkin, seorang laki-laki memang perlu alasan untuk memperjuangkan. Alasan dari seseorang yang diperjuangkan.