Bagaimana Agar Semangat memulai menghafal al qur’an
1. Bersyukur
Alqur’an merupakan karunia yang diberikan pada kita. Karena dari kebanyakan muslim, Allah gerakan hati kita untuk mulai menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an.
Bersyukur dalam setiap pencapaian apapun. Meski hanya 1 ayat yang kita hafal. Atau bahkan kurang dari itu.
Yang memberikan kita qur’an itu Allah. 1 ayat ataupun 1 halaman, itu adalah karunia dari Allah. Allah yang menghimpun qur’an dalam dada kita.
2. Belajar qur’an merupakan rahmat-Nya Allah
Didalam Qs. Arrahman.” ‘alamal qur’an baru qholakhol insan.” Nikmat yang paling besar adalah al qur’an dan baru nikmat penciptaan manusia (disadur dari ust. nouman ali khan)
Jalan al qur’an itu perjalanan yang sangat panjang. Dan tidak akan pernah selesai. Di tengah perjalanan pun seringkali merasa lelah. Lalu bagaimana bisa istiqomah ?
Mintalah kekuatan pada Allah. Sebab tanpa kekuatan dari Allah, kita tidak mungkin bisa menghafal, bermuroja’ah dan mencintai al qur’an.
Allah yang menumbuhkan kecintaan dalam hati kita pada kebaikan-kebaikan. Maka mintalah itu pada Allah. Juga ditumbuhkan kebencian pada kekufuran dan kemaksiyatan
Al qur’an itu berat, bahkan gunung saja tidak mampu. apalagi kita manusia ? manusia adalah hamba yang dhoif. Maka tak ada jalan lain selain meminta pertolongan pada Allah.
3.Punya banyak guru
Semakin luas maka akan semakin lues pemahamannya dan nggak gampang menyalahkan. Setiap guru saling melengkapi.
4. Mencari Teman/ Komunitas yang Bisa Saling Menyemangati
Teladan pada kisah sahabat Umar dan Abu Bakar, dimana ketika umar akan beramal selalu berkaca pada Abu Bakar, sehingga saling berlomba dalam kebaikan.
Ingat hadist yang Rasulullah menanyai amalan-amalan para sahabat. Juga infaq abu bakar dan umar pada saat peperangan.
Meski setiap orang punya kapasitas yang berbeda-beda tapi kita juga butuh seorang teman yang baik yang lebih dari kita hingga kita selalu semangat untuk mengejar kebaikan tersebut.
Berlomba dalam kebaikan, jangan banyak excuse.
5. Tadzabur
Tadzabur akan menambah kecintaan kita pada Allah.
Lancarin dulu (tahsin) - Tahfidz - (Muroja’ah) - Tadzabur
Agar bisa mentadzaburi perlu perjalanan yang panjang, harus belajar juga. Diusahakan belajar bahsa arab agar lebih bisa memahami bahasa al qur’an.
Tadzabur sederhana : Dibaca terjemahan berulang, direnungi. Baca Tafsirnya.
6. Al qur’an melahirkan kecintaan pada ilmu
Untuk mempelajari qur’an perlu banyak ilmu. Misal setelah belajar tahsin, maka akan ingin belajar ilmu tahfidz dst. Sehingga akan melahirkan kecintaan kita pada ilmu.














