Ide Berbagi
Ini lagi mau cerita aja tentang asal-usul lembaga Ide Berbagi yang saya dirikan sama Herri Cahyadi. Saya yang menamakan demikian, approved by him. Singkatnya begitu. Tulisan ini dibuat karena saya lagi berantem hebat sama dia. Tulisan ini adalah luapan kekesalan saya.
.
Jadi begini...
HC memulai gerakan Berbagi Ramadhan sejak 2011. Di 2012 gerakan tersebut terhenti entah apa sebabnya, lalu dimulai lagi di 2013. Saya mulai bantuin dia di 2014 karena dia minta tolong tengah malam dan saya lagi galau karena putus cinta. Saya iyakan sebagai distraksi dari patah hati saja sih sebenarnya. But I considered him as my hero that night.
Dua tahun bantuin HC untuk Berbagi Ramadhan, dia nawarin lagi ke saya untuk membuat sebuah lembaga resmi berbadan hukum, atas nama saya di awal tahun 2017 karena dia masih di Turki waktu itu. Katanya lembaga ini akan berafiliasi dengan lembaga filantropi tempat dia bekerja di sana. Saya iyakan saja dan mempersiapkan semuanya, termasuk nama lembaga.
Lembaga ini awalnya ingin saya namakan Indonesia Berbagi, yang disingkat ID Berbagi karena nama Indonesia Berbagi ternyata sudah ada yang punya. ID merupakan singkatan dari Indonesia, sementara Berbagi menjadi nama warisan dari Berbagi Ramadhan yang selama ini dijalankan HC. Penamaan tersebut bermula dari pembuatan website untuk lembaga ini. Ya, kami memulainya dengan pembuatan website. Saya iseng nyeletuk ke HC, "Lucu ya kalau nama depannya ID, trus belakangnya juga .id!" dan hanya ditanggapi dengan "terserah kamu".
Dia benar-benar menyerahkan semua pengurusannya ke saya. Apapun yang saya minta agar lembaga itu jadi, dipenuhi oleh dia. Sampai suatu saat sebelum berkas pendaftaran disubmit, dia minta namanya diganti jadi Ide Berbagi. Alasannya, (1) Biar ga pakai singkatan, dan (2) Nama Ide Berbagi pun masih masuk ke tujuan lembaga didirikan.
Sudah, segitu saja. Saya cuma lagi kesal karena dia bilang peran saya kecil untuk Ide Berbagi. Cerita berantemnya ga perlu.
Thanks for reading.











