Posted • @lastrilimbong .MASIHKAN KAU PERCAYA PADA DEMO-KERA-SI? . Contoh paling klasik terhadap paradoks demokrasi adalah kemenangan Partai Nazi di Jerman pada 1932. Lewat Pemilu yang cukup adil dan terbuka, rakyat Jerman memilih partai yang dipimpin seorang yang kemudian terbukti penjahat. Sebuah negara yang melahirkan puluhan filsuf hebat dan belasan komponis besar, bisa menghasilkan manusia begitu keji. . Pertanyaannya, mengapa demokrasi yang dianggap “sistem terbaik dari yang ada” kerap kali terjatuh pada kekeliruan yang sama? Kita masih ingat dengan pengalaman kita sendiri, menjatuhkan diktator Soeharto, mereformasi sistem, dan bersusah-payah merawatnya. . Dengan perjuangan yang luar biasa itu, setiap kritik terhadap demokrasi, karenanya, menjadi pejal, tak mudah diterima. Setiap kritik akan direspon secara keras dan dianggap sebagai antek-diktator, anti-rakyat, atau apalah namanya yang bisa memojokkan sang pengkritik. . Tapi bagaimana kalau kritik itu sebenarnya membangun? Bagaimana kalau kritik terhadap demokrasi dibangun berdasarkan niat tulus untuk memperbaikinya? Bagaimana kalau kritik itu didasarkan pada kenyataan bahwa demokrasi telah melahirkan syirik akbar, pemimpin yang korup, pejabat yang payah, kepala daerah yang tak disiplin, serta politisi yang intoleran? Bukankah akar dari semua itu adalah demokrasi? . 🎬 @lastrilimbong #islamissolution #2019gantisistem #khilafahajaranislam #politik #demokrasi #demokrasisistemkufur #lastrilimbong #perindukejayaanislam https://www.instagram.com/p/BzK_SSdnANS/?igshid=1x9kopqq8xaep













