I liked him before it was cool
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Syria
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Georgia
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from Brazil
seen from Türkiye
seen from Germany

seen from China
seen from United States
I liked him before it was cool
[NOVEL] The Wind Leading To Love
Judul: The Wind Leading To Love (edisi terjemahan Bahasa Indonesia)
Judul Asli: Kazemachi no Hito
Penulis: Ibuki Yuki
Genre: Drama, Romance
Penerbit: Penerbit Haru
Rilis: Maret 2015
Halaman: 342 halaman
Harga: IDR 65.000
"Synopsis"
Rasa sakit itu merupakan bukti kalau kita masih hidup.
Suga Tetsuji depresi. Menuruti saran dokter, dia mengasingkan diri di sebuah kota pesisir, di sebuah rumah peninggalan ibunya. Namun, yang menantinya bukanlah ketenangan, tapi seorang wanita yang banyak omong dan suka ikut campur bernama Fukui Kimiko.
Fukui Kimiko kehilangan anak dan suaminya, dan menyalahkan dirinya sendiri sebagai penyebab kematian mereka berdua. Dia menganggap dirinya tidak pantas untuk berbahagia.
Setelah menyelamatkan Tetsuji yang nyaris tenggelam, Kimiko menawarkan bantuan pada pria itu untuk membereskan rumah peninggalan ibunya agar layak jual. Sebagai gantinya, wanita itu meminta Tetsuji mengajarinya musik klasik, dunia yang disukai anaknya.
Mereka berdua semakin dekat, tapi…
"About Author"
Ibuki Yuki dilahirkan di Prefektur Mie pada tahun 1969. Pada tahun 2008, ia memenangkan ajang Poplar Novel Award ketiga sebagai juara utama dengan novelnya yang berjudul ‘The Wind Leading to love’ (Judul awal: ‘Late Summer’s Traviata’). Karya tersebut akhirnya terbit pada tahun 2009.
Karyanya yang lain adalah ‘Midnight Bus’, ’49 Days Recipe’, dan ‘Nadeshiko’s Story’.
posted by DN@JDoramaID
I hope finish this book at the end night 😄
[NOVEL] Cheer Boy!!
Judul: Cheer Boy!! (edisi terjemahan Bahasa Indonesia)
Judul Asli: Cheer Danshi!!
Penulis: Asai Ryo
Genre: Drama, Friendship
Penerbit: Penerbit Haru
Rilis: Desember 2013
Halaman: 424 halaman
Harga: IDR 58.000
Book Trailer: http://youtu.be/13TZKEQ_lqM
Back Cover Synopsis
“Cheerleader…. Biasanya cewek yang melakukannya, kan?”
Haruki cedera. Cowok itu menggunakan cederanya sebagai alasan untuk berhenti dari Judo karena menyadari batas kemampuannya. Padahal Haruki lahir dalam keluarga pejudo dan kakak perempuannya selalu jadi pemenang dalam setiap kejuaraan Judo.
Kazuma, teman sepermainan Haruki tiba-tiba ikut berhenti Judo dan menyarankan hal gila. Mereka akan membentuk tim cheerleading cowok!! Padahal, olah raga itu kan olah raga cewek!
Tapi, saat anggota berhasil mereka kumpulkan, ternyata mereka adalah cowok-cowok dengan masalah masing-masing.
Saat masalah itu saling berbenturan, akankah cheerleading bisa membuat mereka tetap bersatu? Akankah cheerleading bisa menyelesaikan semua masalah?
“About Author”
Asai Ryo lahir di prefektur Gifu pada bulan Mei 1989.
Saat ia duduk di bangku Universitas Waseda Fakultas School of Culture, Media and Society dia memenangkan Shousetsu-Subaru Newcomers Award yang ke-22 dengan karya debutnya yang berjudul Kirishima, Bukatsu Yamerutteyo. Tahun 2011 Cheer Danshi!! memperoleh penghargaan Tenryu Literary Award dan dipilih oleh para siswa SMU. Tahun 2013 novelnya yang berjudul Nanimono memenangkan Naoki Literary Award yang ke-148.
Karyanya yang lain adalah: Hoshi Yadori no Koe, Mou Ichido Umareru, Shojo wa Sotsugyo Shinai, Gakusei Jidai ni Yaranakute mo Ii 20 no Koto, dan Sekaichizu no Shitagaki.
posted by DN@JDoramaID
Fires On The Plain (野火) capsule review.
It's a pretty good meditation on the traumatic effects war has on the human psyche (and more specifically, the psyche of a sensitive Japanese man from the mid-20th century - a cultural paradox in itself), but the narrative starts to get redundant about halfway through, and practically of the ancillary characters feel interchangeable (though you could argue this is commentary on how war dehumanizes people, I just found it a forgettable aspect of the book). The conclusion is very weak and too drawn out, and I felt a lot of the original nuances and poetry of the text was lost in the translation (which is to be expected in Japanese to English as the languages are so different). There are some good moments and some truly fantastic imagery in this, but by the fourth or fifth time the narrator reflects on his existential dilemma and the horrors of war, I found myself wishing this book was about fifty pages or so shorter.