00.00
Kita seperti jarum jam panjang dan pendek.
Berputar searah namun tak bersama,
mengeja detik demi detik begitu tabah.
Terus berjalan agar dapat bertatap muka,
hingga bertemu pada titik paling pongah.
00.00
Kita berdua, mengguncang semesta.
— Purwakarta, A.












