#jodohbaik #BmBask . 1.Apakah Kita Siap Melepas Kebebasan? Salah satu hal yang sangat berbeda antara lajang dengan orang yang sudah berumah tangga adalah dalam hal kebebasan. . Saat masih lajang, kita bebas melakukan apa saja. Kita bebas makan dimana, jam berapa, menunya apa. Semua terserah kita. Kita bebas mau mandi atau tidak mandi, mau mandi jam berapa, berapa kali sehari atau berapa kali sepekan, semua terserah kita. Kita bebas mau tidur jam berapa, dimana, dengan posisinya seperti apa. Kita bebas pengin berbicara apa, dengan nada dan gaya seperti apa. Kita bebas mau keluar rumah kapan saja, kemana, mau ngapain saja, semua terserah kita. Itu karena kita masih lajang, kita memiliki hidup kita sepenuhnya. . .@belajarmenjadibaik . Setelah menikah, kita tidak lagi memiliki kebebasan itu. Semua kebebasan kita itu hilang, karena kita memasuki kawasan BERTANGGUNG JAWAB. . Kita harus menenggang perasaan pasangan kita atas semua perilaku, kebiasaan hidup, tutur kata, bahkan mimik wajah atau bahasa tubuh kita. Kita tidak bisa bersikap semau sendiri, karena kita harus membahagiakan pasangan. . Kita tidak lagi bisa saklek dan mutlak mengatakan “jadilah dirimu sendiri”, karena kita harus “menjadi seseorang seperti yang diharapkan pasangan”. . Siap melepas kebebasan itu? Jika siap, berarti kita sudah siap menikah. Insya Alloh. . Sahabat muda, pikirkan lagi, renungkan lagi, sudah siapkah kita dengan itu semuanya? Jika kita sudah siap, maka itu bagian dari pertkita kesiapan kita memasuki kehidupan pernikahan. Selamat memasuki kehidupan pernikahan yang penuh keindahan dan keajaiban. . Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakcah/sudah-siap-menikah-jawab-10-pertanyaan-ini_556c496d78937311048b4567












