Ada hal yang menarik, yang menjadi momok 'menakutkan' bagi kebanyakan orang, ialah ukuran kemapanan bagi seseorang yang akan masuk kedalam jenjang pernikahan. Dan ini yang saya liat pada beberapa teman lelaki saya . Kebanyakan orang menilai bahwa salahsatu indikator bahagia adalah kemampanan finansial, tidak ada yang salah sebetulnya, namun yang salah adalah ketika belum mapannya finansial lalu menunda menikah . Banyak kaum lelaki sepertinya terlupa, bahwa banyak perempuan yang siap berjuang bersama. Bahwa kemapanan finansial adalah urutan kesekian dalam mengarungi bahtera layar yg akan dibentangkan . "Kenapa kita tidak mencoba menikah saat semua masih remang bagi mata tapi jelas bagi iman? " -ust. Salim . Karena apa? Sebaikbaik bekal hanya iman, takwa. Bukan seberapa tabungan yg dipunya, bukan seberapa biaya yg dipunya untuk sebuah nama pernikahan . Selamat memulai kehidupan sebenarnya Mba Lin dan Bang Jay! :) berkahberkahberkah :) Bojonegara, 24 Juli 2016 #nikah #joeang #sakinah #hinggasyurga


















