Singkatnya begini, aku berjuang kamu memilih membuang. Bertindak seolah yang paling meluka, menjadikan aku brengsek di telinga mereka yang mengenal kita.
Tidak apa sayang, sungguh. Pergilah!! Terhitung hari ini aku berhenti, dan untukmu aku tidak menyediakan tempat kembali. Lukamu perihmu bukan lagi aku yang akan mengobati. Sedihmu kecewamu bukan lagi kewajibanku untuk peduli.

















