He went off to sea, to learn the workings of his heart, And he soon forgot me, Not long after we became apart.
{S.M.M.}

seen from United States
seen from United States
seen from Philippines
seen from United States

seen from United States

seen from Russia

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Canada
seen from Canada
seen from Taiwan

seen from Canada

seen from Germany

seen from Canada
seen from Yemen

seen from Malaysia

seen from India
He went off to sea, to learn the workings of his heart, And he soon forgot me, Not long after we became apart.
{S.M.M.}
The bright blue sky melts into the deep sapphire sea, And I ache once more for you to think of me.
for the blue-eyed boy
Jangan mengikuti orang lain yg sulit mengungkap jati dirinya.. hanya karna gemerlap yg sekejap.
Qwinn Journey
Resignation by eve:)
I find it hard to seek for help even at the darkest hour. Prefer to use resources at hand before requesting for assistance. Life isn't easy, day after day, decisions decisions. When I wake, battling to find the inner energy to finish the day. Constantly searching for a reason to quit. Bedside, a slightly opened box, awaiting my resignation...To follow the life that so many others do, easy. And at night, when my body lays, I struggle to shut down and rest. To drift into a dream of pleasant scenes, or darkness. Music. Silence. Life or death. I believe, at this point, even nightmares are welcomed.
siapa yang patah, siapa yang matanya membasah... . . . #justpoetry #justpoem #kelaspuisi #kelasnulis #proyeknulis #permainanrasa #patahpatah
no fool. #justpoem #randomness #jaydeear #hugot #goodnight
Menatapmu, aku tak kuasa. Sebab aku buta. Tapi rasaku sungguh luar biasa nyata. Bukankah cinta tak mengenal rupa? Katanya.
reminiscence...
dear bee, pada barisan jalan yang kita lalui berlawanan pada ribuan kilometer bentang jarak rasa dalam kesunyian aku mencarimu. mencari bisik yang selalu ku cari di tiap tiap pagi. mempertaruhkan segalanya pada keajaiban waktu hari itu. walau hanya sebatas sapa. sebatas senyum yang tak kulupa. mengingat hangat buaian angin sore di lapangan udara, dan waktu yang berhenti berputar kala kau ku sapa, logika dan jantung ku tak beirama. aku jatuh pada hari itu, padamu dewi senja... bayangkan, tentang puisi asmara picisan yang biasa kita baca, "kau dan aku terbang ke angkasa, menuju surga..." kita pun terbang bersama, hanya saja ini di pesawat udara. menembus gumpalan putih awan, mengingatkanku tentang; gulali kapas dan tawa ceria mu, suatu malam, di bulan ramadhan 4 tahun yg lalu. lalu... kemana kau saat ini? kabarmu tak lagi ku dapati. rindu yg mengental. serta ambisi yang sempat kulupakan, kini hadir lagi. aku mencarimu di balik bungkus cakrawala, di daratan yang ku jelajah tiada habisnya, semakin jauh... semakin hilang. dan aku bagimu hanya sekelebat fragmen yg tak prioritas tuk di kenang. dan selalu waktu, selalu takdir yang kusalahkan. selalu aku yang berusaha mencari senyummu. mencari sapa ramah mu, walau ku tau jiwa mu tak ada di sini. andai waktu bisa ku ulang. tiap kali... lagi dan lagi... ...