Embok Idaman Para Perjaka
Wilwatekta.id - Kata "I love embok" itu tepatnya, mewakili segenap guncah ruah rasa di dada, pasalnya Selain embok Mi (Penjual nasi yang diidolakan sekitar daerah Merakurak, Red), ada lagi satu Embok-Embok yang senantiasa menolong kami dari perihnya lapar di waktu malam. Beliau dengan seraup wajah penuh kasih sayang selalu menyambut kami dengan ramah serta antusias. Seakan dalam senyumnya menyiratkan kalimat: "Ayo, Nak, Maem! mboke tahu perutmu sedang menangis." Tentu kami yang melas dan letih setelah mengerjakan proyek desain dan gambar. Langsung jengigirang. Iya, Selain mbak dalem (Santri putri, Red), mbok penjual lontong ini adalah cinta kami. (Tanpa melupakan mbok mi). Beliau dengan usia yang telah senja. Hanya membuka warungnya saat tengah malam. Lokasinya juga lumayan jauh, lebih jauh dari warungnya mbok Mi. Kisaran 12 kilometer dari pondok. Tepatnya di desa Kuti - Sumurgung - Kec. Tuban - Kab. Tuban. Masalah harga jangan dijadikan pertimbangan yang jelas sangat bersahabat dengan kantong kami yang dalam tahap degradasi. Kamu bisa mentraktir selusin teman hanya dengan selembar uang 50k. Salam, pejuang malam! Nb: Ini sejenis iklan harap dikomsumsi dengan sedikit candaan Penulis: Alief Irfan penulis buku Asmarandhana Editor: Imam Sarozi Read the full article








