Pelatihan Pembuatan Tahu Bersama Ibu PKK Di Dusun Kepuhgunung, Desa Warugunung, Kec. Pacet, Kab. Mojokerto
Menyelenggarakan pelatihan pengolahan tahu susu, tahu pong, dan tahu kuning buatan sendiri oleh Untag Surabaya bagi PKK di Dusun Kepuh Gunung, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sub kelompok 2 ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan teknik. Meningkatkan pengetahuan anggota PKK mengenai diversifikasi produk tahu. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif bisnis rumahan yang berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.
Tahu merupakan produk kedelai yang populer di Indonesia. Tahu dikenal tidak hanya karena nilai gizinya yang tinggi tetapi juga karena harganya yang murah, serta mudah diolah menjadi berbagai macam makanan. Potensi pengembangan produk olahan tahu di Dusun Kepuh Gunung belum sepenuhnya tergarap, dan letak desa yang dekat dengan pabrik tahu memudahkan dalam memperoleh bahan baku tahu yang berkualitas.
Oleh karena itu, sebagai bagian dari program nirlaba, kami mengadakan pelatihan ini untuk membekali ibu-ibu PKK dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tahu susu, tahu pong, dan tahu kuning sebagai alternatif usaha rumahan mereka.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga sesi dengan fokus pada jenis tahu yang berbeda. Setiap sesi terdiri dari teori dan praktek langsung. Berikut rincian kegiatan setiap sesinya.
Tahu Susu : Pengenalan alat, bahan dan teknik pembuatan tahu susu. Untuk membuat tahu susu, mulailah dengan menghaluskan 10 siung bawang putih, air mendidih, lalu masukkan bahan ke dalam air mendidih hingga meresap.
Tahu Pong : Bahan tambahan pembuatan tahu bulat dan petunjuk cara menggoreng yang benar. Teknik pembentukan dan penggorengan digunakan untuk menghasilkan adonan tahu berbentuk bulat yang renyah di luar dan berongga di dalam.
Tahu Kuning : Bahan-bahan lain untuk membuat tahu kuning dan uraian proses pewarnaan alami dengan kunyit. Proses pembuatan tahu kuning diawali dengan pencampuran bahan, pembentukan, pengerasan, dan pengukusan.
Peserta pelatihan sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Setelah pelatihan, para peserta benar-benar mempraktekkan teknik pengolahan tahu dan mampu menghasilkan tahu yang berkualitas dan layak untuk dijual. Indatur Choiro, salah satu peserta mengatakan, “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini. Banyak ilmu baru yang saya peroleh melalui pelatihan ini. Sekarang saya bisa membuat tahu susu di rumah dan rasanya sangat enak”. Pelatihan pengolahan tahu susu, tahu kuning, dan tahu pong buatan sendiri yang dilakukan Sub kelompok 2 UNTAG Surabaya bagi ibu-ibu PKK desa Kepuh Gunung mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai diversifikasi tahu yang saya lakukan. Pelatihan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha rumahan.
Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Dosen Pembimbing Lapangan telah mempersiapkan program pengabdian dengan baik kepada mahasiswa. Ucapan terimakasih juga penulis sampaikan kepada Ibu PKK karena telah menerima dan membantu kami selama pengabdian berjalan.










