Tanpa disadari, ternyata kedekatan kita terhadap sesuatu, salah satunya karena kita mengikuti proses pertumbuhannya, atau ikut terlibat tumbuh bersama. Contoh paling simpel adalah orang tua. Mereka lah orang yang paling dekat dengan kita, paling tahu bagaimana proses tumbuh dan berkembang kita, dari bayi hingga dewasa, dari masa sekolah hingga karier, dari kesehatan hingga ketika kita menjadi orang tua nanti.
Begitu juga dengan orang-orang di sekeliling kita, seperti teman, yang selalu ingin mendengar cerita. Mengikuti cerita demi cerita, ikut terlibat dalam berbagai masalah dan tantangan. Tak heran jika merasa yang telah mengikuti banyak moment akan lebih akrab.
Atau layaknya penggemar, juga selalu menunggu karya demi karya, panggung demi panggung, pertandingan demi pertandingan. Mereka dengan bangga bisa mengikuti pertumbuhannya. Sehingga semakin banyak mereka tahu, rasa fanatiknya lebih tinggi.
Seperti saya sekarang, begitu menyenangi @academicus dan @wahyuawaludin di tumblr, blognya pandji pragiwaksono, fanpage nya mas Jaya Setiabudi, novelnya Andrea Hirata, serta IG nya pak Ridwan Kamil. Selalu hadir semangat dan inspirasi baru dari mereka.
Demikian juga apa yang saya lakukan sekarang. Proses pertumbuhan ini mungkin akan muncul kedekatan-kedekatan berikutnya. Seperti salah satu keinginan saya untuk membuat ‘English Course’ berfokus pada conversation. Visi dari rintisan ini adalah membantu pemahaman English dari dasar banget. Dikelola dengan profesional agar dapat hasil maksimal.
Ya, mungkin ini akan menjadi topik pembicaraan baru, ketika bertemu kawan-kawan saya. Gimana tsar, sekarang usaha rintisanmu... Tentu dengan senang hati saya menceritakan. Mudah-mudahan menemukan orang yang punya visi yang sama. Juga menjadi referensi bagi orang-orang yang sedang mendirikan bisnis yang sejenis.