Central City #malang #kayutangan #city #iphonesia #nightphoto https://www.instagram.com/p/B0TEIm7gw-C/?igshid=1qnfmfwq6grjf
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from South Korea
seen from China
seen from China

seen from India
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from United States
seen from Argentina

seen from Peru
seen from Italy

seen from United States

seen from Canada
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from France
Central City #malang #kayutangan #city #iphonesia #nightphoto https://www.instagram.com/p/B0TEIm7gw-C/?igshid=1qnfmfwq6grjf
Asal Usul Kawasan Kayutangan, Ini Penjelasannya
MALANGTODAY.NET - Kawasan Kayutangan (Kajoetangan) yang dulunya terkenal dengan bangunan Bioskop Merdeka, merupakan kawasan heritage yang terletak di pusat Kota Malang. Kini kawasan Kayutangan dikenal dengan Jl.Jenderal Basuki Rahmad. Tahukah anda dari mana asal nama Kayutangan? "Kawasan Kayutangan dulunya memang tempat para pedagang dan para pegawai negeri Belanda pada waktu itu," ucap Kabid Pengembangan SDM Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Malang, Heri Mujiono, kepada MalangTODAY.net, Sabtu (22/9/2018). Baca Juga: Kalender Event Pariwisata Kota Malang Akan Segera Disusun Heri juga menjelaskan bahwa kawasan Kayutangan dulunya dihuni oleh masyarakat dengan kelas ekonomi menengah keatas. Lalu darimana asal nama Kayutangan? "Disebut dengan Kayutangan karena dulu (tempatnya) di pojokan, sekitar seberang bangunan Telkom ada satu pohon besar yang ketika terpapar sinar matahari akan membentuk bayangan seperti tangan," ujarnya. Berdasarkan beberapa sejarah, hal itu lah yang melatarbelakangi pemberian nama Kayutangan yang kemudian digelari dengan sebutan Kampung Heritage. Hal ini karena sampai saat ini terus dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Kawasan Kayutangan masih memiliki banyak rumah dengan arsitektur bangunan khas Belanda yang masih terpelihara dengan baik sejak 1920. Tak hanya itu, pemilik rumah pun masih menyimpan barang-barang kuno. "Sehingga tidak heran kalau disini memang digunakan sebagai destinasi atau tempat untuk pelancongan, karena ada sejarah dan bukti-buktinya," ucap pria yang juga berprofesi sebagai Guide dan Dosen itu. Baca Juga: Pantai Balekambang Masih Sisakan Pekerjaan Rumah Tak hanya bangunan rumah,beberapa pertokoan di kawasan Kayutangan masih terjaga keasliannya sampai saat ini. Menurut Heri, generasi muda wajib mengetahui tentang sejarah dan unggulan Kota Malang, termasuk kawasan Kayutangan. "Karena pada dasarnya yang disebut objek wisata itu tidak harus berupa suatu objek candi atau tempat permainan, tapi suatu kawasan keunikan seperti kampung, ini juga bisa dikatakan sebagai objek atau atraksi wisata," pungkasnya.
Reporter: Rosita Shahnaz Editor: Raka Iskandar
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kota-malang/asal-usul-kawasan-kayutangan-ini-penjelasannya/
HUT Kota Malang ke-104, Pesta Paripurna Orkesan Siap Digelar
MALANGTODAY.NET – Bertepatan dengan hari jadi atau HUT kota Malang ke-104, pada Minggu (1/4) besok, hiburan musik bertajuk “Pesta Paripurna Orkesan di Kajoetangan” akan tersaji dengan menghadirkan para pengisi acara dari berbagai genre. Diantaranya penampilan Tani Maju yang berduet dengan grup hip hop Nganchuk Crew, juga penampilan dari Teni Flopi, Thek Thek Thuk, Kopi Pait, Kos Atos, Tahu Brontak, Rumah Serem, Socikoclogy, Bluegrass, dan Gangster25. Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Dibuka, Para Pendaki Perhatikan Hal Ini! Panggung yang akan berdiri di kawasan pertokoan Kayutangan ini, juga akan membius kaum millenial dengan penampilan grup rap veteran asal Malang, APA Rapper, yang beberapa waktu lalu sempat hiatus alias vakum. Band rock legendaris Begundal Lowokwaru juga siap menggemparkan Kayutangan, dengan musik cadas mereka. Selain musik, terdapat juga area lapakan di mana bisa ditemukan kerajinan tangan, lapak kaset dan rilisan fisik, dan masih banyak lagi. Tidak hanya berhenti di situ, layar tancap dari kolektif Lelakon, eksibisi seni kolase dari Kementerian Budaya Urban, eksibisi dari Sanggar Minat, mural becak secara live dari Malang Mural Family dan video mapping dari Sedesa Mapping Project, juga bisa ditemukan di acara yang didukung oleh Kementerian Budaya Urban dan GoAheadPeople ini. Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Ikan Makarel dan Ikan Sarden “Acara ini bernama Orkesan di Kajoetangan dan idenya memunculkan semangat orkes, bukan hanya pengertian orkes sebagai musik dangdut. Semua pemain yang bermain di sini inilah para orkesan. Pemain musik yang memainkan dengan cara mereka sendiri itulah new orkesan,” ujar Novan Tri, penggagas acara, sekaligus personil dari band orkes veteran asal Malang, Tani Maju. Digelar untuk pertama kali di area ini, Novan berharap nantinya Kayutangan akan menjadi tempat hiburan orkes di Malang. Pasalnya, kawasan ini dianggap memiliki nilai histroris dan strategis yang penting bagi perkembangan kota Malang di masa lalu hingga saat ini. "Acara ini tidak dipungut biaya alias gratis dan diperuntukkan bagi para penonton berusia 18 tahun ke atas. Pertunjukkan dimulai dari pukul 15.00 WIB ini. Untuk informasi lebih lanjut, follow @kemenbudur di Instagram," paparnya. [caption id="attachment_209393" align="aligncenter" width="1068"] Band Tani Maju saat memeriahkan acara (Istimewa)[/caption] Baca Juga: Jelang Hadapi Persija, Arema FC Siapkan Taktik Berbeda Sementara itu, Kementerian Budaya Urban juga mencoba menyalurkan semangat dari musisi lintas generasi ini dalam satu panggung yang guyub. “Kami sendiri suka semangat kolektifitas dan persaudaraan yang muncul dari para pengisi acara, panitia, dan partisipan lain di acara ini. Kami ingin menunjukkan bahwa musik sejatinya bisa menjadi jembatan terbaik untuk komunikasi antar generasi dan kebetulan musik orkes yang dipilih,” ungkap perwakilan dari Kementerian Budaya Urban yang merupakan kolektif penggerak seni dari Malang.
Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga Editor: Annisa Eka Safitri
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kota-malang/hut-kota-malang-ke-104-pesta-paripurna/
An iconic landscape in
Praktisi Arsitektur Ini Soroti Kondisi Daerah Kayutangan Yang Sedang Mati Suri
Infokampus.news, Malang – Salah satu kawasan di kota Malang yang penuh sejarah yaitu daerah Kayutangan saat ini bisa dibilang Mati Suri
https://infokampus.news/praktisi-arsitektur-ini-soroti-kondisi-daerah-kayutangan-yang-sedang-mati-suri/