Belajar Sama-Sama Nanti akan ada waktunya aku dan kamu belajar bersama. Dimulai dari mengenal diri masing-masing, lalu menyesuaikan, aku belajar menyukai yang disukaimu, aku belajar tidak menyukai yang tidak disukai olehmu, begitupun kamu, sampai akhirnya melebur, tidak ada aku dan kamu, karena telah menjadi kita. . Nanti ada masanya kita akan bertukar pikiran. Membicarakan pengalaman serta pemahaman di masa lampau. Mempelajari hal-hal baru bersama-sama. Mengamati sesuatu yang menurut orang tak penting. Membicarakan setiap hal-hal kecil yang terjadi setiap harinya. Tak ada bosan, sebab berbincang denganmu selalu menyenangkan. . Barangkali akan ada kesalahan-kesalahan, barangkali ada perbedaan pemahaman, sebab sebelum bertemu masing-masing kita membawa harapan-harapan. Tapi tak menjadi masalah bagimu. Juga tak menjadi masalah bagiku. Sebab aku dan kamu sudah paham betul makna penerimaan. . Sebelum Tuhan menakdirkan perjumpaan kita, masing-masing kita sudah banyak belajar. Belajar sendiri-sendiri tentang banyak hal. Belajar dalam rangka persiapan. Belajar bahwa laki-laki selalu mengikuti akal. Belajar bahwa perempuan selalu mengandalkan perasaan. Yang kemudian akan selalu kalah oleh kesabaran. . Belajar sendiri menyenangkan, tetapi alangkah jauh lebih menyenangkan bila belajar bersama-sama; belajar bersamamu. 🙏 . 📷 Pesantren Calon Sarjana #14102016 #besokmaret #keepfaithful #30haribercerita (at Masjid Unisba)