Menuju 8 Weeks
Kalau tiba tiba request makan sesuatu, itu bukan karena ngidam karena setelah dipikirkan berkali kali diantara opsi yang ada dikepala. Kira kira makanan mana yang berpotensi tidak dimuntahkan?

seen from United States
seen from Brazil

seen from Australia
seen from Brazil

seen from Italy

seen from Russia

seen from United States

seen from Australia
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from Yemen

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Yemen
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States
Menuju 8 Weeks
Kalau tiba tiba request makan sesuatu, itu bukan karena ngidam karena setelah dipikirkan berkali kali diantara opsi yang ada dikepala. Kira kira makanan mana yang berpotensi tidak dimuntahkan?
My Second Pregnancy 💕 . . Alhamdulillah. Allah mempercayakan kembali untuk membesarkan & mendidik seorang anak dgn jarak kurang dari 1tahun. Justru saat merasa belum bisa maksimal membesarkan & mendidik Zahir ternyata ditambah lagi kenikmatannya. Sungguh ini bukan hal yg mudah&sederhana. Butuh beberapa waktu buat percaya kalo sdg hamil lagi. Ini semua amanah Allah yg harus dijaga, disyukuri dan kelak sbg orangtua akan diminta pertanggungjawabannya. Meskipun rasanya masih terbayang nikmatnya gelombang cinta kontraksi lahiran 😍💔 . . Semoga kelak jadi putra/ri soleh/ah yg membawa orgtuanya pd kebaikan, menuntun ke pintu surga. Amin. . . "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"(QS.Ibrahim:7) . . Go public #kehamilankedua 😂😂 Mohon doa agar dilancarkan, amin. . . . Semangat hamil sambil ngasuh Zahir 💪💪💕
Menantimu Janin Kecil
Pernikahan berjalan hari demi hari, bulan bertemu bulan hingga tepat satu tahun pernikahan Allah baru mengabulkan doaku, doa mereka. Juni 2017 kundapati Hpht ku ditanggal 2 Juni 2017, diakhir bulan aku jatuh sakit karena anyangan yg sering terjadi usai bertemu.. sabarku berbuah manis saat itu, terlalu behagia membuat emosionalku kegirangan bahkan bukan cuma aku melainkan suami, orangtuaku, sodara seipar hingga ibu mertua. hari demi hari kujalani, ku nikmati rasa lelah mual dan nyeri sekujur tubuh. Sayangnya, aku tidak mampu mengalahkan rasa bosan hingga membebani perasaan seperti dikurung didalam sarang.. pergi sendirian berjalan mengiringi kaki hendak kemana dengan alasan ku mau membeli susu, padahal dokter kandunganku bilang "Tidak Boleh Berjalan Terlalu Lama" dengan nakalnya aku tidak mematuhi perintahnya justru melakukan larangannya. Akhirnya Allah mengambil nikmat yg baru kurasa selama 3 bulan itu. Betapa hancurnya saat itu, betapa sakitnya jatuh karena kehilangan tetapi aku dan suami berbesar hati. ini ujian untuk ku agar lebih banyak berhati-hati dan lebih banyak istirahat.
Menunggu sebulan
17 September 17 period ku kembali, ah sabar lagi.
17 Oktober 17 period ku kembali, ah sabar lagi dan lagi.
15 Nopember 17 period ku kembali, ah sabar lagi, lagi dan lagi.
13 Desember 17 period ku kembali, ah sabar lagi, lagi dan lagi. Aku Yakin Allah kasihani aku..
Ku tandai masa suburku di tanggal 26,27,28 dan waktu terbaik bertemu adalah ditanggal 24,26,28.. bersholawat didalam hati kecilku, aku berdoa kepada sang pemberi hinggaku lantunkan "robbi habli minladunka zurriyatan thoyibbah innaka sami'u du'a" dan "robbi habli minasholihin/sholihat". hari demi hari berlalu lalu doa tersebut ku ucap terus menerus.
Kata orang, berdoalah jika sedang hujan gerimis, hujan deras, antara adzan dan iqomah, juga pada saat di perjalanan. yang terpenting usai sholat fardu dan sholat sunnah.
Allahu Akbar
Tanggal 13 Januari 18 adalah periodku, sambil mencoba testpack aku berkata didalam hati ya Allah kasihanilah aku kabulkanlah segala doa yang ku panjatkan kepadamu. Mulai melakukan testpack ku tunggui detik demi detik Alhamdulillah garis dua meskipun sangat-sangat kabur aku tetap percaya janji Allah, lagi-lagi aku sabar menunggu dua hari kedepan untuk testpack ulang.
Tanggal 15 Januari 18 ku ulangi lagi tespack tersebut, masyaAllah Allahu Akbar Alhamdulillah.. Kini garis yang tadinya kabur dengan cepat menjadi terang dan jelas. Allahu Akbar betapa bahagianya aku tetapi aku takut untuk bahagia secara berlebihan.
Mengabari suami, orangtua, mertua dan saudaraseipar. Betapa bahagia mereka namun tidak mereka nampakkan bahagia tersebut. Karena pernah kecewa akan kehamilan yang pertama. Ya Allah, terimakasih. Tidak hentinya aku mengucap syukur kepadamu ya Allah.. Kan aku jaga kandunganku ini, berjanji tidak nakal lagi untuk jalan kesana kemari.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Bunda dan Pandud sabar menunggu dan menikmati setiap prosesnya nak, semoga kita sehat selalu dan dalam lindungannya.
Allahu Akbar.