Puisi : Pembatas Buku
Aku sedang membaca sebuah buku
Lebih dari 1000 halaman
Kau, kuajak ke sana
Menapaki batas-batas bab demi bab dan jeda-jeda yang harus kuambil
Kau adalah pengingat
Kau adalah penanda
Kau adalah ketabahan
Aku beralih membaca buku yang lain
Sementara kau, kutinggalkan di sana
Di pertengahan buku yang belum kuselesaikan
Kau, kutinggalkan disana
Diantara pengap ribuan kertas bertinta tua
Diantara kalimat-kalimat yang tertunda
Diantara kata-kata yang belum menemukan makna
Kau, kutinggalkan disana
Dalam curamnya titik dan koma
Dalam peliknya taburan tanda baca
Dalam jenuhnya pergantian alinea
Kau adalah tabah yang tangguh
Menungguku dengan sungguh
Kuhadiahi kau sebuah rindu
Sebagai jawaban atas penantian yang tiada pernah pasti
Nanti,
Akan kujemput kau kembali
Entah karena ingat, ingin, atau tak sengaja bertemu
Namun tak mampu aku menabur janji
Bahwa kau tak akan kutinggalkan seperti sebelumnya
Ditulis ketika siang bolong saat sedang berada di depan toko alat tulis pada Desember 2020












