Musafir (2)
Masih saat ini, Penceng masih jalan-jalan. Kadang saja kakiya kuat memijak dan melangkah. Tapi sering lemahnya. Wajar saja kalau sering terpleset, apalagi pas musim-musim basah seperti ini. Sandalnya swallow, bukan eiger yang grip alasnya kuat. Hanya pegimanapun, masih bisa gandolan akar-akar pohon supaya tidak nyungsep terlalu jauh. Bukti Allah masih terlalu tidak rela melihat kita jatuh jempalikan terlalu dalam.
Sebuah mantra ampuh, yang sangat difavoritkan Penceng, ihdinassirotol mustaqim. Bentuk kepasrahannya meminta jalan mereka yang diridhoi.















