"Sesungguhnya Allah sangat suka melihat bekas nikmat Allah tampak pada hamba-Nya." (HR Tirmidzi, shahih) Katanya KHB keluarkan yang terbaik untuk beribadah di jalan Allah. Apabila umroh, gunakan fasilitas terbaik untuk diri sendiri. Gunakan hotel dan penerbangan yang terbaik apabila sebenarnya mampu. Allah suka jika melihat hambaNya menikmati pemberianNya. Terkadang ada orang yang salah mengartikan arti kata zuhud. Kalau kata KHB, zuhud bukan meninggalkan dunia untuk akhirat. Tapi menjadikan dunia sebagai kendaraan untuk menggapai akhirat. Banyak muslim yang pakaiannya lusuh, kumel, kotor dengan alasan zuhud. Padahal ada riwayat hadis yang menyatakan nabi sangat rapih, wangi dan senang memakai baju bagus. Al-Bara’ radhiallahu ‘anhu berkata, “Beliau berdada lebar. Rambutnya panjang hingga telinga. Saya pernah melihatnya memakai baju merah dan aku belum pernah melihat sesuatu pun yang lebih bagus darinya. Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam suka mengurai rambutnya, karena beliau tidak suka untuk mengikuti ahli kitab maka beliau pun membelah rambutnya.” Al-Bara’ radhiallahu ‘anhu berkata, “Beliau adalah orang yang paling elok wajahnya dan paling indah fisiknya.” Kemudian dia ditanya, “Apakah wajah Nabi seputih pedang?” Dia pun menjawab, “Tidak, melainkan wajahnya seperti bulan." Dari Muhammad bin Ali ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah, ‘Apakah Rasulullah SAW memakai parfum? Ia menjawab, “Ya! dengan minyak wangi misk dan ‘anbar.” Kalau boleh sedikit menyimpulkan dari ceramah singkat ini adalah, jangan kikir dengan diri sendiri apabila memang mampu. Karena Allah suka akan bekas nikmat yang ada pada hambaNya. Dan Allah pasti gantikan itu. - Agung Islam IDN