A shape character after my own taste, this guy was a delight to portray, even if the clean colour wasn't as achievable in a traditional medium. I was originally considering a more vicious scene but settled on something calmer. Progress gif under the cut.
Your trusted knitwear manufacturer in Dalang, Dongguan. We specialize in high-quality OEM & ODM services for wool sweaters, scarves, and kni
This is where your designs come to life. Our Dalang factory combines advanced technology with skilled hands to ensure every stitch is perfect. Quality control is in our DNA. 🧶
SALAH satu putra dalang senior almarhum Ki Anom Suroto, Ki Bagus Aji Pamungkas tak bisa membendung kesedihannya dengan kepergian sang ayah.
SALAH satu putra dalang senior almarhum Ki Anom Suroto, Ki Bagus Aji Pamungkas tak bisa membendung kesedihannya dengan kepergian sang ayah. Untuk itu ia berjanji akan meneruskan perjuangannya dengan menjaga marwah gaya pakeliran Anom Suroto.
"Titip yo Pras, tutuk no lakune bapak. Kudu ngati-ngati, tetap di jalur pakeliran gaya beliau. Walaupun akan di variasi tapi ojo ngasih ninggal paugran, itu dawuh yang saya terima," ujar Ki Bagus Aji.
"Insya Allah, Insya Allah nanti saya akan meneruskan jejak beliau, seperti amanah beliau yang disampaikan ke saja," lanjutnya.
Ki Baju Aji mengatakan Ki Anom terakhir mendalang di Sukoharjo bertiga dengan dirinya. "Bapak terakhir mendalang itu beberapa bulan yang lalu. Bertiga, Saya, bapak, sama Om Bagong di Sukoharjo," ungkapnya.
GELOMBANG unjuk rasa yang melanda berbagai daerah di Jawa Tengah pada Agustus 2025 menyisakan catatan serius. Aksi yang berawal dari keresah
GELOMBANG unjuk rasa yang melanda berbagai daerah di Jawa Tengah pada Agustus 2025 menyisakan catatan serius. Aksi yang berawal dari keresahan publik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, berujung pada kerusuhan dan perusakan fasilitas umum.
Syifaul Arifin dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menilai, disinformasi menjadi faktor utama yang memperkeruh situasi di lapangan. Banyak konten lama diunggah ulang dengan narasi baru yang provokatif, bahkan muncul video hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
“Banyak konten dimanipulasi dan diunggah ulang untuk memanaskan suasana. Itu turut memperparah kericuhan,” ujarnya dalam diskusi publik bertema “Demo Rusuh atau Perusuh Demo?” di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (9/10).
Menurut Syifaul, di tengah kekecewaan publik terhadap isu sosial-ekonomi seperti kenaikan pajak dan tunjangan DPR, kabar bohong mudah memicu emosi massa. Ia juga menyoroti media arus utama yang sering mengulang narasi “demo ditunggangi kelompok tertentu” tanpa analisis mendalam.
FORUM Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) akan menggelar diskusi bertajuk
FORUM Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) akan menggelar diskusi bertajuk “Demo Rusuh atau Pendemo Rusuh?” pada Kamis, 9 Oktober 2025. Acara ini digelar sebagai respons atas serangkaian aksi demonstrasi di bulan Agustus lalu yang berujung kerusuhan di berbagai kota besar, termasuk di Jawa Tengah.
Diskusi ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menetapkan Kantor Gubernur sebagai Rumah Rakyat, sebuah konsep yang membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah.
Dalam aksi demonstrasi yang terjadi sebelumnya, publik menyaksikan kerusuhan yang menyebabkan kerusakan sarana publik dan aset pribadi, serta penangkapan demonstran secara massal.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat: apakah kerusuhan tersebut murni dipicu oleh massa aksi, ataukah ada intervensi dari pihak lain?