Kisahmu : Prolog
Kisah yang kutuliskan ini, tentangmu. Ya, ini kisahmu. Bukan kisahku, apalagi kisahku denganmu. Ini hanya tentangmu. Jika kamu bertanya kenapa, kenapa aku ingin menuliskan tentangmu yang justru sangat tidak ingin aku ingat-ingat, jawabannya ada beberapa, kamu mau mendengar yang mana? Untuk menggenapkan perasaanku akan dirimu. Untuk mengingat dirimu secara utuh untuk terakhir kali. Untuk menguncimu rapat-rapat dalam deretan kata, agar kamu tak lagi muncul seenaknya, berseliweran di ruang-ruang pikiranku ataupun ruang-ruang yang ada di hatiku. Ya, begitulah faktanya. Jadi, ini aku tuliskan kisahmu. Jika belum indah, katanya belum akhir. Maka, jika akhir ini bukan akhir yang indah bagimu, semoga saja itu bukan akhirnya. Semoga saja justru itu menjadi klimaks kisahmu, yang sedang berjalan menuju akhirnya yang indah.














