NYERI HAID
Apa itu nyeri haid? Nyeri haid atau dismenore adalah rasa nyeri di perut bagian bawah yang muncul baik sebelum dan/atau saat haid. Nyeri biasanya mulai terasa dari 1-2 hari sebelum haid. Rasa sakit ini biasanya didominasi oleh kram berdenyut di perut yang menyebar ke punggung hingga paha. Intensitas nyerinya bisa bervariasi pada tiap wanita dan tiap waktunya. Kadang terasa sangat kuat tetapi singkat, di lain waktu bisa terasa ringan tapi bertahan dalam waktu lama. Jika rasa sakit yang dirasakan tak tertahankan hingga disertai dengan perdarahan yang melebihi normal, Anda perlu hati-hati. Pasalnya, kondisi ini bisa saja menandakan adanya masalah di organ reproduksi Anda. Untuk itu, jangan sungkan untuk memeriksakan diri ke dokter saat rasa sakit dirasa tak lagi normal. Seberapa umumkah nyeri haid? Nyeri haid sangatlah umum terjadi setiap menjelang menstruasi. Kondisi ini umumnya normal terjadi dan termasuk dari bagian dari siklus menstruasi yang dialami wanita tiap bulan. Nyeri dapat mengenai wanita pada usia berapa pun dari mulai remaja hingga orang tua yang masih menstruasi. Namun, keparahannya bisa dikendalikan dengan mengurangi berbagai faktor-faktor risikonya, Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. Berikut beberapa ramuan untuk nyeri haid Ramuan 1 Bahan: 2 jari jahe, 2 batang sereh dan gula aren. Cara membuat: Jahe dikupas dan dicuci hingga bersih. Semua bahan direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Air rebusan disaring dan didinginkan. Cara pemakaian: Diminum dua kali sehari dengan dosis setengah gelas sekali minum. Ramuan 2 Bahan: 2 genggam daun rumput mutiara. Cara membuat: Daun rumput mutiara dicuci bersih. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air rebusannya disaring. Cara pemakaian: Diminum dua kali sehari pagi dan sore dengan dosis 1/2 gelas untuk sekali minum. Resep ini bisa digunakan untuk mengobati myoma, infeksi jamur dan serangan bakteri pada vagina. Namun, jika dosisnya berlebihan akan menimbulkan rasa haus dan kering dimulut. Ramuan 3 Bahan: 4 batang rimpang rumput teki. Cara membuat: Rimpang rumput teki dicuci bersih, lalu rebus dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, airnya disaring lalu ditambahkan madu secukupnya. Cara pemakaian: Diminum dua kali sehari dengan dosis 1/2 gelas sekali minum. Selain untuk rasa nyeri pada waktu haid, rumput teki juga bisa digunakan untuk menghentikan perdarahan dan keputihan. Ramuan 4 Bahan: 15 gram jahe, 15 gram rumput teki dan gula merah secukupnya. Cara membuat: Jahe dan rumput teki dicuci hingga bersih. Semua bahan direbus dalam 400 ml hingga tersisa 200 ml, lalu air rebusannya disaring. Cara pemakaian: Air saringannya diminum dua kali sehari dengan teratur. Ramuan 5 Bahan: 15 gram jahe, 25 gram bunga mawar segar, dan 15 gram bunga jengger ayam. Cara membuat: Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dalam 600 ml air hingga tersisa 300 ml. Air rebusannya disaring. Cara pemakaian: Diminum dua kali sehari dalam kondisi masih hangat. Read the full article













