Orang yang tidak bahagia akan padam perlahan-lahan.
Yetti A.KA
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Brazil
seen from Macao SAR China
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Macao SAR China
seen from Yemen

seen from Türkiye
seen from China

seen from Ukraine

seen from Sri Lanka
Orang yang tidak bahagia akan padam perlahan-lahan.
Yetti A.KA
Aku tak pernah mengada-ada, sesungguh-sungguhnya kita memang tak pernah ada.
- Alf.
Resensi Pilihan: Nokturnal Melankolia
Ditulis oleh VM Widjaja di https://vmwidjaja.wordpress.com/2017/12/13/resensi-antalogi-cerpen-nokturnal-melankolia/ untuk program #ResensiPilihan di Twitter @bukugpu
Siapa yang tak pernah didera rasa kecewa? Setiap dari kita pasti pernah mengalaminya. Entah karena rasa minder akan penampilan diri, kalahnya pasangan gubernur pilihan pada Pilkada DKI, ataupun matinya seekor hewan yang disayangi. Kecewa telah menjadi bagian dari keseharian. Namun, sering kali kita menutupinya dengan seuntai senyum. Membiarkan semua mengendap dalam benak hingga sewaktu-waktu endapan itu meledak tanpa isyarat.
Namun, Angelina Enny tak segan-segan untuk menyuarakan kegelisahan yang dialami setiap karakter dalam ceritanya. Pergumulan yang bisa jadi tengah kita alami dan seringkali memenuhi benak tatkala malam tiba. Kita pun kerap didera insomnia. Nokturnal Melankolia.
Salah satu cerita dalam kumpulan cerpen ini berjudul La Jolie Chat. Adegan demi adegan dibangun secara cerkas oleh Enny untuk menggambarkan keminderan Madam Jeanette-Ludy akan penampilannya. Seperti ketika ia meminta Remy, seorang pelukis jalanan yang tengah ia gandrungi, melukis kucing kesayangannya, Coco.
“Dia kesepian karena tidak ada betina yang menginginkannya,” kata Madamme Jeanette-Ludy sedih. Entah ia sedih atas empatinya terhadap Coco atau karena kisah Coco yang dibuat alasan untuk menggambarkan dirinya. Berbeda dengan Catherine yang mudah berkencan dengan lelaki, Madam Jeanette-Ludy tidak berkencan sejak suaminya minggat setahun lalu. Ia tidak begitu percaya diri dengan tubuhnya yang tidak semolek Catherine.. .” (Hal. 25)
Sedangkan dalam Betina, Enny seperti mengajak kita untuk mengenang mantan Gubernur DKI yang telah banyak berjasa dalam memperbaiki Ibukota ini. Kali Angke dipilih Enny untuk menjadi latar cerita tersebut.
“Baru beberapa tahun terakhir, kali Angke* menjadi bersih kembali berkat kerja sepasukan prajurit berpakaian oranye atas perintah seorang raja kota. Kali yang biasanya meluap di musim hujan sehingga menggenangi rumah-rumah warga, sekarang sudah jinak. Raja kota itu menjinakkanya, padahal, kali itu bertahun-tahun menyimpan dendam leluhurnya. Ya, sang raja adalah seorang Cina. Tetapi tidak, ia tidak membalaskan dendam leluhurnya yang terkubur utuh di dasar kali Angke.” (Hal. 105-106)
*Menurut sejarah, kali Angke adalah bekas pembuangan jenazah orang-orang Tionghoa yang dibantai pada jaman pemerintahan Belanda.
Dan jika kita merasa jenuh dengan suasana kehidupan urban, Enny mengajak kita untuk ‘bertamasya’ ke pedalaman Sumatera, di mana kepercayaan kepada dukun masih disahihkan. Dalam Cemani yang Tak Mau Pergi, kita diperkenalkan kepada Mak Etek, seorang dukun yang cukup dielukan di kampungnya dan kerap dimintai ‘nasihat’ oleh warga. Salah seorangnya adalah Datuk yang tengah limbung lantaran ladangnya telah beberapa kali gagal panen.
Saya cukup menikmati buku ini. Karakter tokoh dan latar yang beragam, serta kepiawaian Enny dalam mencampuradukkan ide cerita dengan berbagai elemen menarik (seperti sejarah dan misteri), membuat kisah depresif yang ditorehkan justru tidak terkesan terlalu muram.
Saya merekomendasikan buku ini bagi mereka yang telah bosan dengan cerita picisan yang selalu berujung pada ‘happy ending,’ seolah-olah kesedihan dan kesuraman hidup adalah tabu yang harus disangkal keberadaannya. Selain itu, buku ini juga baik bagi mereka yang tengah gundah dan hampir mencapai titik kelam, jangan terburu-buruh membeli pil anti depresi. Beli buku ini. Membaca buku ini melahirkan pemahaman bahwa it is okay not to be okay and you are not alone in this. Keenam belas kisah dalam kumpulan cerpen ini akan menemanimu.
Semoga masa-masa kelabu tak membuat kita semua gegabah untuk mengakhiri hidup. Seperti yang pernah diucapkan Mendiang Carrie Fisher:
“Take your broken heart, make it into art.”
Sepenggal kalimat yang pernah diucapkan pemeran Princess Leia itu seakan menjadi jiwa dalam setiap cerita pendek yang disuguhkan oleh Enny. Harapan saya, semoga kisah-kisah tersebut bisa menjadi sumbu yang menerangkan kita semua saat kita sedang mencapai titik gelap.
Judul : Nokturnal Melankolia | Penulis : Angelina Enny | ISBN : 978-602-03-7597-7 | Tebal : 176 Halaman | Terbit : 29 Agustus 2017
#Repost @ansharirahmi (@get_repost) ・・・ Senang rasanya melihat buku ini berada di antara buku-buku favorit saya yang lain. #buku #jenifitriasha #seseorangyangkeluardariperutnya #book #books #literature #cerpen #kumpulancerpen #kumcer
Tiada yang lebih indah dari cinta dua orang di pagi hari. Dengan muka berkilap, bau keringat, gigi bermentega, dan mulut asam... mereka masih berani tersenyum dan saling menyapa ‘selamat pagi’.
(Dee, Filosopi Kopi)
ANNYEONG. Ca & Ce. 20.000,- Segel. #annnyeong #cace #bukulangka #bukujadul #bukubekas #bukuseken #bukulawas #bukuterjemahan #jualbukunovel #jualbukusastra #jualbukubekas #jualbukuumum #jualbukuindonesia #bukubaru #bookstagram #book #booklover #bukusejarah #bukukiri #bukubagus #bukuklasik #fikfan #kumpulancerpen
Ini adalah beberapa gambar design dari penerbit @falconpublishing untuk calon cover buku-novel karya Desi Puspitasari @puspitadesi_ (editor: @jason_ark) yang rencananya diberi judul #MembunuhCupid dengan agenda terbit & didistribusikan bulan Februari '17. Boleh dong sobat KlipingSastra kasih pilihan (sesuai tanda nomor) & inputan melalui kolom komentar di IG ini. Mana yang menurut Anda paling layak dijadikan kover. Terima kasih. #Ads #Art #Literasi #Gambar #Ilustration #Ilustrator #Ilustrasi #Picture #Sketch #Sketching #Sketsa #Paint #Novel #SastraIndonesia #Sastra #Drawing #Doodle #Doodling #Colouring #Painting #KumpulanCerpen #Writer #Membaca #Reading #BookWorms #Buku #CoverDesign #KoverBuku #VoteCover
Aku memang tak akan pernah bisa sebaik masa lalumu, namun dalam perihal berjuang aku yakin tak ada seorangpun yang bisa sepertiku. Kamu bahagia saja, karena itu bagianmu--karena kamu layak.
- Alf.