Menjadi Asisten Laboratorium di Labtek V
Salah satu hal yang menarik dalam kehidupan perkuliahan di Labtek V ITB adalah kesempatan untuk menjadi asisten laboratorium di salah satu laboratorium yang ada. Laboratorium yang dimaksud terdiri dari Laboratorium Programming, Sistem Informasi, Basis Data, Rekayasa Perangat Lunak, Grafika dan Intelegensia Buatan, Ilmu dan Rekayasa Komputasi, dan Sistem Terdistribusi.
Dari nama-nama laboratorium tersebut tentunya dapat dipastikan setiap lab memiliki fokus masing-masing, dan karakter asisten masing-masing.
Dulu di akhir tingkar dua, saya pun kebingungan ketika dihadapkan dengan pilihan-pilihan untuk menjadi asisten lab tersebut. Dalam kegiatan Open House Lab, setiap lab melakukan promosi laboratorium mereka masing-masing. Ada lab yang melakukan promosi seperlunya, menyampaikan informasi yang perlu diketahui oleh calon asisten, ada juga lab yang mencurahkan segenap tenaga dan waktu ekstra untuk membuat publikasi yang menawan.
Di samping itu, tentunya ada riset yang saya lakukan sendiri. Seperti misalnya, Lab X itu gajinya paling besar (ya menjadi asisten itu memperoleh upah kerja), Lab Y itu isinya orang-orang imba, Lab Z itu isinya orang-orang alay, dan sebagainya.
Tentu bukan hal mudah mencari minat yang benar-benar sesuai dengan ketertarikan kita di tengah informasi-informasi tersebut..:)
Hanya saja sekedar menuliskan pengalaman. Publikasi lab itu ditujukan untuk membuat pendaftar mengetahui bahwa asisten lab menerima kedatangan mereka di lab masing-masing..:)
Tidak ada tujuan untuk bersaing, toh kalau pendaftar di satu lab terlalu penuh, akhirnya terbuang juga kan. Sia-sia kesempatan yang sudah disediakan kalau termakan jebakan publikasi.
Satu hal yang TIDAK perlu dipertimbangkan sebagai alasan utama menjadi asisten adalah masalah gaji. Gaji itu reward dari kegiatan belajar lebih yang kita lakukan di laboratorium, bukan tujuan utama seperti ketika kita bekerja nantinya..:)
Dulu saya memilih laboratorium Sistem Informasi karena kesempatan untuk belajarnya sangat besar. Knowledge sharing dengan alumni itu bukan omong kosong, efeknya sangat membantu pembelajaran. Kegiatan asistensi yang dilakukan membuat kita mau belajar dan memahami cara berkomunikasi dengan orang lain, dan semua mata kuliah yang ditangani di Lab Sistem Informasi merupakan mata kuliah yang bertujuan untuk membuka pola pikir.
Pengalaman di himpunan tidak memberikan perubahan pola pikir sebesar pengalaman di laboratorium ini..:)
Mungkin dari luar tidak terlihat, tapi lab ini merupakan lab super sibuk yang selalu digunakan di setiap semesternya. Hal ini menyebabkan semua asisten pasti memiliki pengalaman bekerja sama dengan dosen dalam mata kuliah tertentu.
Mungkin lab lain mengedepankan keimbaan mereka, kekeluargaan mereka, keunikan mereka masing-masing. Ada laboratorium tempat juara lomba prestisius, ketua himpunan, server pribadi, ataupun laboratorium tempat berkumpulnya berbagai macam tempat jajanan.
Lab Sistem Informasi ini cuma punya kesederhanaan, kenyamanan dalam bekerja dan berinteraksi, penurunan nilai dan pembukaan wawasan, serta wadah untuk berinteraksi dengan dosen-dosen yang ramah..:)
Tidak ada jajanan, tidak ada server pribadi.
Tapi toh tetap saja menyenangkan menurut saya..:)
Laboratorium ini pun selalu dikunjungi oleh teman-teman dari Program Studi STI ITB ketika mengerjakan tugas hingga larut malam. Semakin banyak anak STI, semakin ramai dan menarik lah mengerjakan tugas sekalipun tugas tersebut sulit. Selalu menyenangkan melihat berbagai angkatan STI berkumpul di laboratorium ini..:)
Ini ceritaku, apa ceritamu?
Semangat dalam menemukan laboratorium terbaik untuk kalian, adik-adik..:D