>>Senja: Madrasahku Yang Purnama Karya: Khaaifa Yeni Pada senja jejak langkah terurai nyata Memadu bahagia, meneguk kalam cinta-Nya Hingga hilanglah gundah di dalam jiwa Sebab pada senja, semburat jingga: mempesona . . Apakah kalian juga terkesima? Pada senja yang begitu sederhana Pada senja yang memiliki cita-cita mulia Pada senja yang tengah berjuang mengajarkan Al-Qur'an dengan sukarela Pada senja yang tak mengenal eksistensi dan lebih mengedepankan kebermanfaatan diri Pada senja yang suka mengambil peran di sudut pedesaan meski tak terpublikasikan . . Ya, jujur saja.. Aku sangat terkesima dengannya Bukan karena keelokan parasnya Namun jauh sebelum mereka menjumpainya Aku lebih dulu menatap elok binar matanya Aku lebih dulu merasakan belaian kasih sayangnya Sebelum ia membagi kasih sayangnya pada mereka . . Kini dengan bangga kupernalkan... Senja yang kusebut sedari tadi Ialah madrasahku yang purnama Mulai aku dalam kandungan, sekarang dan yang akan datang . . Yang menjagaku saat belajar merangkak, berdiri hingga bisa berjalan Yang mengajariku mengeja a, b, c, d, hingga alif, ba, ta, tsa Yang mendidikku dengan nilai-nilai keislaman Yang memberi contoh kepada ku untuk bersabar dalam ketaatan kepada Allah dan menjauhi kemaksiatan Yang senantiasa menasehatiku untuk berbuat kebaikan dan menebar kebermanfaatan Lirih sajak cintaku memanggilnya, Ibu.. 😍 . . Dalam gemuruh rindu dan cinta Batu, 10 Februari 2018 @puisihelvy @bitread_id @helviers #LCPhelviers #LCPuisiHelvy












