Joao maali haus di kala sore itu. Hendak ke Liquica kata dia padaku saat kutanyakan kemana padanya. Dari Pantai Tibar menuju daerah Liquica memakan waktu 15 menit, dan keadaan sudah sangat sore kala itu. Kencang saja maali! Kataku, sehingga memacu maali untuk menggeber motor Kawasaki milik Carlos lebih kencang. Di pertengahan jalan aku terkesima dengan pemandangan dari atas bukit menuju Liquica. Bagaimana? Tanya maali. Ini luar biasa menurutku. Kamera HP ku sangat tidak baik menangkap gambar saat kekurangan cahaya, tetapi keindahan Liquica masih ada didalam pikiranku. Lee-qui-saah!









