New challenge.... Just do whatever u wanna do ^_^9
seen from United States
seen from Uruguay

seen from Italy
seen from Netherlands
seen from United States
seen from Uruguay
seen from United States
seen from Italy

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Spain
seen from Uruguay
seen from Singapore
seen from Japan
seen from Brazil
seen from France
seen from China
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from Singapore
New challenge.... Just do whatever u wanna do ^_^9
Rest In Peace my beautiful pet cici... Tadi malam ditelpon mama dan bilang cici mati karena ditabrak mobil saat jalan-jalan pagi. Sedih banget rasanya, hampir empat tahun cici menemani keluarga kami. Mulai dari cici belum bisa makan dan cuma bisa minum susu hingga punya anak. Cici bahkan ikut pindah dari Batam ke Medan saat papa dipindah tugaskan tahun lalu. Hingga cici harus difaksin sampai 2 kali agar dapat ikut pindah. Aku menangis semalam, rasanya kebersamaanku dengan cici terasa begitu singkat. Kami hanya bisa bertemu setahun dua kali. Aku ingat dulu ketika pertama kalinya cici datang ke rumah kami, anjing peking kecil yang lucu dengan bulu lebat dan imut. aku menggendongnya keliling kompleks setiap hari dan orang-orang mengira dia kucing, membuatkan susu dan memberikannya susu dengan dot bayi. Mama dan papa juga membeli banyak obat-obatan dan makanan anjing untuk cici. Cici berbeda dengan anjing kebanyakan, meskipun anjing, cici tidak bisa makan tulang, dan cici paling suka coklat dan makanan manis. Ekornya yang lucu yang selalu menyambut setiap anggota keluarga yang pulang sungguh sangat menghibur. Cici akan sangat senang ketika diajak bermain ke pantai. Kami juga sangat sedih ketika cici sakit dan bulunya rontok akibat tidak cocok dengan shampoo anjing yang dibeli mama n papa. Dan ketika cici demam dan tidak mau makan papa adalah orang yang paling sibuk memberinya obat. Cici bukan anjing pertama keluargaku, namun cici adalah anjing kesayangan keluargaku. Terima Kasih cici, karena sudah menjadi anjing terbaik bagi keluargaku. With Love
Renungan pagi- Pengampunan Yang Indah
Renungan Pagi ini... Pagi ini aku mendengar kisah mengenai pengampunan seorang bapa kepada anak bungsunya yang telah menghamburkan harta milik bapanya dan pergi bersama pelacur pelacur dan akhirnya jatuh miskin. Ia memilih kembali kepada bapanya untuk meminta pengampunan dan sang Bapapun menyambutnya dengan sangat gembira bahkan membuat pesta penyambutan. Sementara anak Sulung yang selalu bersama Bapanya menjadi marah atas sikap Bapanya tersebut. Namun sang Bapa berkata "Anakku engkau selalu bersama-sama aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu, sementara adikmu telah hilang, maka patutlah kita bersyukur, karna adikmu telah mati dan bangkit kembali"
Kisah ini sudah sangat sering aku dengar, dan aku merasa cerita ini tidak adil. Mengapa si kakak yang selalu setia tidak diperlakukan lebih baik dari sang adik yang justru telah membuat kesalahan yang fatal.
Namun kisah nyata yang aku dengar pagi ini jauh membuatku lebih merasa tidak adil. Tanpa terasa aku menitikkan air mata dan menangis. Kira-kira beginilah kisahnya
'Sebelum pemerintahan Nelson Mandela di Afrika Selatan, orang-orang kulit hitam selalu mendapatkan penyiksaan bahkan dibunuh semata-mata demi kesenangan orang kulit putih. Namun saat pemerintahan Nelson Mandela, ia membuat sebuah komisi untuk memerangi hal tersebut. Ia menangkap dan menyidang para pelaku kekejaman tersebut dan membawanya ketengah pengadilan yang dapat disaksikan oleh seluruh warga. Kemudian memanggil anggota keluarga korban dan menanyakan apa yang mereka ingin lakukan pada pelaku-pelaku kekejaman tersebut.
Datanglah seorang ibu berkulit hitam yang sudah tua ke dalam pengadilan tersebut. Saat itu dihadapannya berdiri seorang berkulit putih yang bernama Van Der Burg. seorang dari pengadilan bertanya pada sang ibu, "itulah Mr.Van Der Burg, apa yang ingin kau lakukan padanya?"
Sang ibu memandang Van Der Burg, ia mengingat malam kejadian saat Van Der Burg mengambil anak laki-laki satu satunya dan membakarnya hidup hidup sembari Van Der Burg dan teman-temannya berpesta.
Belum cukup, beberapa tahun kemudian suaminya pun menjadi korban, suaminya diikat pada kayu di dekat sungai dan disiksa kemudian kembali di bakar hidup-hidup.
Wanita itu pergi ke dekat sungai saat itu, ia melihat suaminya yang penuh luka dan disirami minyak tanah hendak dibakar. Saat itu sang suami bukannya berteriak kesakitan namun ia menengadah dan berkata " Bapa ampunilah Mereka."
Sang ibu sekali lagi menatap Van Der Burg yang berdiri di depannya tepat ditengah pengadilan yang disaksikan oleh seluruh masyarakat. Sang ibu berkata " Saya hendak mengajukan tiga hal. yang pertama saya ingin dibawa ketempat tubuh suami saya dibakar, agar saya dapat mengumpulkan debu nya dan menguburkannya dengan layak.
Suami dan anak saya adalah seluruh keluarga saya dan hal kedua yang saya inginkan adalah Mr.Van Der Burg untuk menjadi anak angkat saya, ia harus datang dua kali sebulan ke gubuk saya dan menghabiskan hari itu dengan saya. Jadi saya dapat mencurahkan padanya kasih yang tersisa dalam diri saya untuk seluruh hidup saya.
Dan akhirnya dengan air mata sang ibu mengatakan. "Yang terakhir saya ingin Mr Van Der Burg tahu bahwa saya menawarkan pengampunan saya kepadanya. Karna Yesus Kristus mati untuk mengampuni, ini juga keinginan suami saya. Jadi saya minta seseorang membopong saya ke seberang ruang sidang sehingga saya dapat memeluk Mr Van Der Burg agar dia sungguh tahu bahwa ia benar-benar sudah saya ampuni"
Mr. Van Der Burg kewalahan dengan apa yang ia dengar seketika juga pingsan dan sayup sayup terdengar suara dari masyarakat sekitar yang menyanyikan lagu "amazing grace" secara bersamaan.'
Kisah ini sungguh tidak dapat diterima oleh pikiran saya namun hati saya berkata lain. Saya menangis mendengar kisah ini dan saya merasa ini adalah pengampunan yang indah, bukan pengampunan yang bodoh. Memendam sebuah kebencian justru hanya akan menyakiti diri kita sendiri, dan ketika kita mau untuk memaafkan disitulah Tuhan bekerja bagi kita.
Satu lagu yang saya putar berulang-ulang " Tuhan Tak Pernah Gagal" dimana dalam satu baitnya dinyanyikan : 'Kupercaya Kau Tuhan yang tak pernah gagal, menjadikanku lebih dari pemenang, Kupercaya Kau Tuhan yang tak penah lalai, menepati janji-janjiMu"
"Meneladani Keluarga Kudus"
Quote renungan pagi ini, refleksi hari ini yang aku sukai adalah ketika aku kembali menyadari bahwa apapun yang terjadi di dalam hidup ini adalah KehendakNya. Sekalipun kita sebagai manusia bisa berencana tetapi Tuhanlah yang menentukan. Itulah yang menjadi pelajaran agar kita selalu bersyukur dalam setiap perkara. Biarlah perkara apapun yang ada di dunia ini menjadi berkat dan pelajaran untuk menjadi lebih baik.
kesetiaan, kasih dan syukur adalah ajaran yang paling mendasar dari Bapa kita di surga. Biarlah dua hal ini dapat mendasari hidup yang kita jalani di dunia ini. Apapun suku, ras, keyakinan, status ekonomi, biarlah kita semua dapat hidup dengan rukun dan damai sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Allah Bapa. :) Selamat Pagi :D
Late lunch with @deni_sirait n @biruemon at solaria @Casablanca Lunch menu 1. Ice lemon tea 2. Cap cay seafood (forget to take pic :'(
Whithin the bounds of God's truth, we are free and secure.
Lydiaday
Be healthy, be grateful, be care... And life...
Lydiaday
Starving night after yoga day... I didn't feel tired after yoga even didn't sweat but I'm hungry so wheat bread n a cup entrasol mochaccino help me so much... Of course I counting the calories before,, hehehehe~~ ^^