Kesempurnaan Manusia Berdasarkan Ilmu Genetika -Variasi Genetik-
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” QS 95:4
Di pelajaran agama atau di perbincangan kita sehari-hari, pasti kita pernah mendengar tentang posisi manusia sebagai makhluk yang paling baik, paling pintar, paling berbeda, sampai ada yang bilang paling sempurna. Mantab yaa! Ada yang bilang karena manusia bisa jadi sempurna karena manusia diberi nafsu sekaligus akal dan hati nurani. Kelebihan itu membuat manusia bisa dan berhak untuk memilih menjadi yang terbaik sampai derajat kemuliannya lebih daripada malaikat atau menjadi buruk sampai dihinakan dengan derajat lebih hina dari binatang. Sekarang saya mau ngebahas kesempurnaan manusia, dilihat dari ilmu sains, lebih spesifik lagi dilihat dari ilmu genetika.
Preambule dulu yaa.. apa sih ilmu genetika. Arti paling umumnya, ilmu genetika itu adalah ilmu yang mempelajari penurunan sifat pada makhluk hidup. Diawali dari hasil pemikiran Pak Mendel yang berhasil menemukan sebuah ide “Ada suatu materi/benda dalam makhluk hidup yang dapat menentukan faktor-faktor sifat keturunan dan materi itu berpasangan (diploid) dan saat proses gametogenesis benda yang berpasangan tersebut akan terpisah untuk selanjutnya bergabung dengan gamet dari dari makhluk pasangannya”. Semoga sodara-sodara sekalian mengerti ya maksudnya.
Nah, di dalam ilmu genetika ada istilah yang namanya variasi genetik. Variasi genetik ini terbatas pada satu spesies yang sama yaa. Eeeeh sebentar dulu!!! spesies itu apa? Jelasin dulu! Gampangnya spesies itu “Sekelompok makhluk sejenis yang kalo kawin terus punya anak terus anaknya bisa bikin anak sama anak hasil perkawinan itu juga” Hmmm bingung yaa... Saya jelaskan pake contoh aja. Misalnya contoh yg beda spesies yaa. Kuda sama Keledai kan mirip tuh tapi beda spesies, cara buktiinnya. Kuda dikawinin sama Keledai ternyata bisa jadi anak looh, namanya Kuda Bagal. Nah mereka bisa kawin satu spesies doong? No tidak begitu, kuda bagal ini ternyata ga bisa menghasilkan keturunan alias mandul. Nah itu maksud dari beda spesies. Mengerti yaa..
Nah, kembali ke laptop!! Apa itu variasi genetik? Variasi genetik adalah keberagaman yang dimiliki oleh suatu spesies. Perhitungannya bisa sempit di suatu populasi aja atau bisa juga hitungan seluruh dunia. Terus hubungannya apa sama kesempurnaan manusia? Sabar.. Saya jelasin dulu fungsi dari variasi genetik. Fungsi utama dari variasi genetik itu adalah untuk keberlangsungan eksistensi suatu spesies. Semakin sedikit variasi genetik dalam suatu spesies semakin rentan spesies tersebut terhadap kepunahan akibat dari perubahan lingkungan, dan semakin besar variasi genetik dalam suatu spesies semakin besar kemampuan spesies tersebut untuk bertahan terhadap perubahan di lingkungan. Why?? Sebelum menjawab, saya lupa bilang di awal, pembahasan variasi genetik itu hubungannya ke populasi yaa bukan individu, jadi definisi bertahan hidup itu bertahannya suatu populasi bukan satu orang individu aja. Sekarang saya mau jawab why.. Dengan adanya variasi genetik yang besar itu artinya di dalam suatu populasi isinya banyak individu yang berbeda misalnya dari warna, ukuran besar atau kecil, preverensi makanan, ketahanan terhadap penyakit, kecepatan dalam bergerak, intelegensi, dll. Pernah belajar seleksi alam kan? Nah menurut ilmu evolusi dan genetika, spesies dengan variasi genetik yang besar ini merupakan spesies yang paling dapat bertahan terhadap perubahan lingkungan yang menyebabkan seleksi alam. Kenapa bisa tahan? Iya dong bertahan, misalnya yaaa..
Di suatu hutan tiba-tiba ada suatu penyakit (ini hanya karangan biar mudah mengerti) yang hanya menyerang tanaman buah jambu air, ceritanya musnah lah itu jambu air di hutan itu. Nah jambu air ini makanan kesukaan monyet spesies A dan spesies B. Bedanya kalo spesies B semuanya hanya bisa makan buah jambu air, kalo spesies A itu ga semuanya suka, ada setengahnya yang lebih suka makan jambu biji. Pertanyaannya, spesies apa yang paling terkena dampaknya? Spesies B jawabannya, karena semuanya cuma bisa makan jambu air yang sudah musnah ga bisa makan yang lain, karena ga makan, terus lapar, lama-lama mati lah semua monyet spesies B. Kalo spesies A paling cuma setengahnya yang mati sedangkan sisanya masih hidup karena mereka lebih suka jambu biji. Spesies monyet A bertahan karena mereka punya variasi dalam memilih jenis makanan. Begitu kira-kira penjelasan fungsi variasi genetik.
Sudah mulai dapat benang merahnya kan? Coba dilihat lagi, ada ga sih makhluk hidup di dunia ini yang variasi genetiknya melebihi manusia? Semut? mereka itu beda bentuk sungut, beda spesies looh!! Tidak ada ternyata makhluk hidup yang keberagaman genetiknya melebihi manusia. Variasi manusia itu bisa dilihat dari warna kulit, warna rambut, bentuk rambut, tinggi, bentuk suara, bentuk pinggul, gendut, kurus, idung mancung sama pesek, daaaaan lain-lain. Itu baru fisik, belum lagi secara pikiran dan perilaku. Benar-benar tidak ada manusia yang identik satu dengan yang lain, bahkan saudara kembar pun tetap bisa dilihat perbedaannya. Jadi, kalau dari teori bikin-bikinan saya, berdasarkan variasi genetik dan kelebihan manusia lainnya yaitu akal pikiran yang super hebat, manusia sih ga akan punah kalau tidak ada bencana yang besar banget yang benar-benar menghancurkan bumi (baca:kiamat). Variasi yang sangat besar pada manusia ini juga disesuaikan oleh Allah SWT dengan anugrah lain yang hanya ada pada manusia yaitu “selera”. Perbedaan rupa setiap manusia diiringi dengan perbedaan preferensi setiap orang dalam memilih pasangan. Coba bayangin kalo kita kayak burung cendrawasih yang sudah ditentukan oleh insting, kalo mau cari laki, pilih yang bulunya bagus dan jago joget... hancur dunia persilatan!! hahaha
Jadi bila dilihat dari sisi ilmu sains, dalam hal ini berdasarkan variasi genetik, manusia memang telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya makhluk hidup. Masya Allah.
“sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir” QS 13:3













