Menjadi Guru
Aku menyadari tidak mudah menjadi guru. Selain harus memahami bidang yg diajarkan, pentingnya memiliki kepiawaian dalam menyampaikan materi dan membawakan pesan atau hikmah kehidupan.
Lebih dari itu guru dituntut harus memiliki kesabaran yg luas, mental yg kuat, kemampuan mengelola emosi dan amarah, memiliki rasa peduli dan kepekaan yg dalam, tapi juga tegas dan tegaan.
Guru juga harus kreatif & mampu berinovasi. Ia harus mampu memahami kondisi siswa dan beradaptasi dengannya. Karena mau bagaimana pun bandelnya murid, guru tetap memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan mencari solusi terbaik bagi permasalahan siswa.
Ah, iya.. Aku ngerasa kalau jadi guru jangan pernah berekspektasi terhadap murid. Cukup berikan peran terbaik sebagai guru. Ajarkan apa yg perlu diajarkan. Sampaikan, bimbing, ingatkan dan bantu murid untuk terus mengevaluasi hasil kerja dan pencapaian mereka. Sampaikan kebenaran dan tegur mereka jika berbuat kesalahan.
Ajarkan mereka tentang moral dan akhlak. Ajarkan mereka cara menghargai orang lain dan menghargai diri mereka sendiri. Ajarkan tentang nilai juang dan proses itu lebih berharga. Dan ajarkan mereka tentang kasih sayang Allah dan pentingnya selalu berharap kepadaNya (berdoa & beribadah).
Jika mereka gagal hari ini, ingat mereka masih anak-anak. Mereka masih akan bertumbuh dan berproses menuju masa kedewasaannya. Masih ada waktu untuk mereka belajar tentang kehidupan. Mereka gagal hari ini bukan karena mereka nakal atau tidak pandai. Bukan juga karena kita kurang upaya atau bukanlah guru yg menyenangkan. Dan jangan pernah pula menyalahkan diri sendiri dan merasa gagal menjadi seorang guru.
Setiap anak atau pun kita memiliki masanya. Ada proses yg dilalui. Bagaimana pun mereka memiliki rangkaian takdir mereka sendiri. Tugas kita sebagai guru hanya memastikan kita telah memberikan peran terbaik sebagai perantara untuk mendidik mereka menjadi generasi penerus bangsa yg cerdas dan bermoral nantinya.
Mereka seorang siswa. Mereka sedang belajar. Dan jika mereka gagal, ingat! "Gagal adalah bagian dari proses belajar". Sertakan doa terbaik untuk mereka akan lebih baik dari pada menjustifikasi kegagalan mereka sebagai kebodohan atau ketidakmampuan mereka.
Tapi, tetap jadi guru gak mudah. Apalagi menghadapi siswa dengan tingkah yg hiperaktif, minus adab, sulit dikontrol, dan sebagainya. Memang mau gimana pun, jika dah terlanjur kesal, "Kontrol emosi dan luaskan sabar!" 😂 (Hiks..Tidak semudah itu! 🙃) Tapi, yah begitulah seorang guru dituntut.
Serius!! Guru adalah profesi terkeren!!!😌😎🤟
Salut untuk semua guru Indonesia yg memberikan pengabdian terbaiknya demi anak bangsa. 💐🤍













