Ternyata menyesakkan dan sakit meski aku tak punya hak atas apapun itu. Walaupun rasanya tidak rela. Aku tak punya kuasa apapun. Karna aku tak punya hak atas apapun itu.
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Spain
seen from United States
seen from Indonesia
seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from France

seen from China
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from United Kingdom
Ternyata menyesakkan dan sakit meski aku tak punya hak atas apapun itu. Walaupun rasanya tidak rela. Aku tak punya kuasa apapun. Karna aku tak punya hak atas apapun itu.
Runtuh
Song by
Feby Putri, Fiersa Besari
Ku terbangun lagi Di antara sepi Hanya pikiran yang ramai
Mengutuki diri Tak bisa kembali 'Tuk mengubah alur kisah
Ketika mereka meminta tawa Ternyata rela tak semudah kata
Tak perlu khawatir, ku hanya terluka Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa Namun, bolehkah s'kali saja ku menangis Sebelum kembali membohongi diri?
Ketika kau lelah Berhentilah dulu Beri ruang, beri waktu
Mereka bilang, "Syukurilah saja" Padahal rela tak semudah kata
Tak perlu khawatir, ku hanya terluka Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa Namun, bolehkah s'kali saja ku menangis Sebelum kembali membohongi diri?
Ha-ha, ha-ah-ah Ha-ha, ha-ah-ah Ha-ha, ha-ah-ah-oh
Kita hanyalah manusia yang terluka Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa Namun, bolehkah s'kali saja ku menangis? Ku tak ingin lagi membohongi diri
Ku ingin belajar menerima diri
Tenang, Sabar, Berpikir positif
Kendal, 10 April 2025
Allah ijinkan entah bagaimana walaupun mustahil semua akan mungkin.
Kendal, 9 April 2025
Tadi sore aku memilih duduk di pojok belakang bus. Kenapa karna bus akan penuh. Aku tidak ingin menghalangi orang yang akan masuk. Dan aku sedang tidak ingin mengalah memberikan tempat duduk ku. Aku ingin dudukk dengan nyaman. Karna aku membawa tas yang cukup berat. Aku juga ingin menyelami isi pikiran. Hasilnya apa aku tersadar ketika aku harusnya turun tapi aku masih terjebak di belakang karna aku belum siap-siap dan bus pebuh penumpang. Akhirrnya aku harus turun di halte berikutnya. Nyebrang jalan. Menunggu bus lagi. Turun di halte seberang. Menyebrang kembali. Mas-mas kondekturnya khawatir karna jauh jarak haltenya. Dan ketika kau turun dia meminta maaf. Aku mengatakan "tidak apa-apa" sambil tersenyum (dibalik masker) tapi dari sudut mata pasti terlihat.
Pelajaran hari ini yang aku dapatkan adalah untuk fokus. Jangan asyik dengan pikiranmu sendiri. Perhatikan sekitar.
Lalu kau juga belajar dari perjalanna sore ini agar aku tidak terlalu jumawa dengan semua rencana-rencana dan harapan-harapanku. Kenapa sekereas apapun aku berusaha dan meminta Allah yang menetukan. Ridho Allah yang aku butuhkan. Ikhlas menerima. Berusaha berdoadan berharap sewajarnya.
Kendal, 8 April 2025
Pasrah
Masih ku ingat jawaban nya ketika aku tanya bagaimana dengan tanggal pastinya. Karna aku butuh buat ijin. Tidak mungkin aku ijin mendadak. Dan tidak mungkin juga aku berbohong encari alasan untuk ambil cuti.
Beberapa teman memintaku mengatakan bahwa aku ijin karnanikahan saudara. Tidak ada yang salah sebenarnya karna bukankah kita saudara.Meski tidak mengalir darah yang sama,namun kita adalah saydara seiman. Sahabat yang saling menguatkan saling menasehati.Meski alsinya mungkin aku yang lebih sering butuh nasehat.
H-14 menuju perikahannya. April 2019. Jawabanmu sungguh diluar dugaanku.
"Aku tidak tahu say. Aku pasrah sama Allah. Jika dia memang jodohku dia akan datang saat akad nanti. Kalau tidak yasudah berarti bukan jodoh".
Itu kalimat yang keluar dari nya. Meski aku saat itu tidak cukup memahami apa yang terjadi, situasi apa yang ia hadapi, dan segemuruh apa isi kepalanya. Tapi aku tahu itu kalimat yang sangat dalam.
Dan 6 tahun berlalu. Kini aku memahami apa yang mungkin ia rasakan kala itu.Bahkan mungkin gemuruh di kepalanya lebih "berbadai".
"Pasrahkan semua nya pada Allah. Tugasmu hanya berdo'a. Berusaha. Allah yang menentukan hasilnya".
Kendal, 7 April 2025
Kendal, 6 April 2025
pada nyatanya aku tidak sekuat itu. aku butuh kamu untuk aku berbagi. meski kau "ada". tapi aku butuh kau hadir.
kendal, 5 April 2025