Kalau kita mau sedikit lebih jeli sama tanaman2 yang hidup di sekitar kita, kita bakal menemukan banyak banget tanaman2 yang kita anggap hama dan nggak ada gunanya, padahal dia eksis dan punya manfaat bahkan sudah banyak penelitian dengan uji pre klinik atau sampai uji klinik. Salah satunya yang seriiiing banget kita temui adalah meniran. Tanaman yang nggak ditanam tapi bisa numbuh sendiri. Tanaman yang sering dicabutin dan dibuang karena dianggap menghambat pertumbuhan tanaman utama, dianggap merusak pemandangan dan sebagainya. Meniran ini seluruh bagian tanamannya bermanfaat, makanya disebut herba. Herba meniran digunakan hampir di setiap resep jamu saintifik. Dia masuk ke ramuan untuk kebugaran sebagai immunomodulator atau untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kalau dikonsumsi untuk harian, bisa menggunakan meniran segar 15-30 gram, kalau kering sebanyak 3 gram, bisa dicampur bahan lain seperti rimpang temulawak 5 gram dan rimpang kunyit 4 gram. Direbus dengan 800ml air (4 gelas belimbing), direbus selama 15 menit dengan api kecil dan panci tertutup. Lalu saring ketika sudah hangat dan bisa diminum 2x sehari. Panci yg digunakan bisa dari gerabah tanah liat, stainless, porselen atau kaca. Dilarang keras pakai alumunium atau kuningan. Tapiii.. meskipun bahan alam, tetap harus diperhatikan dalam penggunaannya. Meniran nggak boleh digunakan untuk ibu hamil karena bersifat abortif dan dilarang juga digunakan untuk yang punya gangguan ginjal. Meniran ini juga jadi bukti sayangnya Allah sama kita. Allah sediakan banyak hal disekitar kita yang bisa kita manfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Meskipun sehat/sakit sudah menjadi takdir yang ditetapkan jauh sebelum kita lahir, tapi setidaknya dengan mencegah sakit atau merawat tubuh sehat ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah🥰 #meniran #herbameniran #immunomodulator #immunebooster #meramban #edibleplant https://www.instagram.com/p/CB43tDjJoa-/?igshid=2yhsw8tsut0m