Antara menyerah dan berserah diri;
Antara masih berharap sedang di lain sisi tak berani lagi bermimpi terlalu tinggi.
Terkadang perbedaan keduanya hanya setipis kertas dan serumit perasaan ketika mencoba menelaah diri sendiri.
Seperti menyelam dalam samudera takdir yang penuh teka-teki,
Kau mendapati dirimu berada diantara cabang kemungkinan dan juga ketakutan.
Kau tahu apa yang menjagamu tetap bertahan?
Kau tahu apa yang menguatkanmu sementara dirimu sendiri rasanya ingin berhenti dan menghilang saja?
Ya, secercah keyakinan yang selalu terang itu.
Keyakinan kecil di dalam hatimu yang tetap menyala pijar, tak peduli sederas apapun badai nya.
Keyakinan itu selalu melindungimu di titik terendah dan tergelap hidupmu.
Keyakinan bahwa Allah tidak akan pernah mengecewakanmu. Bahkan ketika doa-doamu hanya berbalas keheningan, kau menggenggam keyakinan bahwa Allah Maha mendengar dan Maha melihat. Allah Maha mengetahui dan Maha bijaksana.
Maka, segelap apapun langitnya dan sekencang apapun badainya, keyakinan itu, semoga selalu menyala terang dalam hatimu.
Penghujung April, 26-04-2026 10.27 wita











