[Event Report]: Mindtalk Apps Day 2012 Malang
Sebagai informasi tambahan, rangkaian acara di Malang ini bekerja sama dengan Komunitas Startup Singo Edan Malang atau biasa kita sebut dengan STASION yang memang sejak awal concern dengan perkembangan startup dan digital creative di kota ini. Perlu dicatat saat ini anggota group Stasion sendiri telah mencapai lebih dari 500 anggota, sementara Startup yang terdaftar di database Stasion mencapai 20 an lebih. Dengan melihat kondisi ini rasanya tidak salah jika Mindtalk dan para sponsornya menjadikan kota Malang sebagai tuan rumah rangkaian #MindTalkAppsDay 2012.
Persiapan yang dilakukan oleh keduah belah pihak, baik dari panitia resmi #MindTalkAppsDay maupun panitia Stasion sudah sangat baik, walaupun ada beberapa hal yang masih kurang disana sini. Namun dengan kesigapan dari tim panitia akhirnya hal-hal kecil tersebut dapat teratasi, terbukti ketika peserta yang melakukan registrasi baru maupun registrasi ulang di hari pertama membludak sehingga diperlukan penanganan khusus dari pihak panitia dan hotel untuk mengantisipasinya, khususnya keterbatasan meja dan kursi yang sedianya hanya dipersiapkan untuk 48 peserta ternyata harus ditambah lagi sebanyak 3 meja lagi sehingga total kursi yang tersedia sebanyak 60 kursi, walaupun ada 7-8 kursi yang tidak terisi karena peserta yang hadir bukan hanya dari pengembang aplikasi saja melainkan tamu undangan.
Pada acara tersebut, sesi pertama dibuka dengan introduction dari perwakilan Microsoft Indonesia, yaitu Bapak Heriyadi, kemudian dilanjutkan sesi introduction API dari Mindtalk dan Blibli. Sesi ini kemudian ditutup dengan acara makan siang sekaligus persiapan untuk dilanjutkan pada sesi kompetisi.
Secara keseluruhan jika memantau langsung dari lokasi ada sekitar 45 pengembang baik yang terdaftar secara berkelompok maupun yang individu yang ikut berkompetisi sementara sisanya dari pihak panitia. Acara ini juga dihadiri oleh pengembang-pengembang dari Jogja yang diwakili Boggie dan tim nya, serta dari surabaya diwakili mas Imam Muttaqien dan tim.
Dengan melihat animo peserta lokal yang tinggi ini, Stasion merasa bangga dan senang karena selama ini untuk mencari talenta-talenta pengembang aplikasi yang berbakat cukup sulit ditemukan di kota Malang menjadi lebih mudah untuk dipetakan, baik pengembang aplikasi berbasis web, mobile, hingga yang aplikasi berbasis game. Terbukti ketika session kompetisi berakhir, para peserta berlomba-lomba mempresentasikan keunikan dan keunggulan dari masing-masing aplikasi yang dibuatnya, dimana aplikasi-aplikasi tersebut semuanya harus terintegrasi dengan API Mindtalk atau Blibli.com.
Ada beberapa peserta yang cukup memukau dewan juri dengan aplikasi yang telah dibuatnya dalam semalam, sebut saja salah satunya adalah aplikasi PinPon. Aplikasi ini dibangun oleh Septiyan Andika dan timnya, dimana basis aplikasinya adalah Location Base. Pada presentasinya tim PinPon mampu memndemonstrasikan keunggulan dari fitur-fiturnya, salah satunya fitur lokasi user kemudian AR (Augmented Reality) dan sharing lokasi kepada user-user terdekatnya dengan memanfaatkan scanning AR yang telah terintegrasi didalam aplikasinya, setelah itu secara otomatis akan terposting di status akun Mindtalk masing-masing. Selain itu, fitur yang dirasa sangat membantu sekali adalah ketika kita mencari sesuatu yang berkenaan dengan kebutuhan mendesak, PinPon dapat mendeteksi permintaan kita untuk mencarikan user-user mana yang sesuai dengan pekerjaan yang kita cari. Contoh, ketika kita sedang berada dijalan kemudian tiba-tiba kendaraan kita mogok, maka kita bisa mencari siapa saja user yang memiliki pekerjaan sebagai mekanik dapat melacak keberadaan kita dan segera memberikan bantuan dengan panduan GPS.
Lain lagi dengan PinPon, aplikasi besutan tim Ayub Lin dari universitas Ma-Chung Malang ini, membuat aplikasi game yang terinspirasi dari permainan Angry Bird, hanya saja temanya yang berbeda nama gamenya adalah Chaos Buster. Game ini mengajak kita untuk melakukan antisipasi dengan menembakkan water baloon ke arah demonstran yang sedang melakukan aksinya, semakin banyak yang tepat pada sasarannya, maka semakin tinggi pointnya, selanjutnya kita juga bisa memposting score kita di Mindtalk.com
Aplikasi lainnya yang berhubungan dengan Blibli.com juga dipresentasikan, diantaranya adalah Pinuku yang merupakan aplikasi garapan dari tim Gabriel Stevano yang juga merupakan member aktif Stasion Malang. Pinuku ini menawarkan layanan filtering produk-produk yang ingin dibeli user atau kita biasa menyebutnya wishlist. Dengan tampilan yang dikemas apik mirip pinterest, pinuku menawarkan cara mudah untuk menyimpan produk-produk mana saja yang kita inginkan untuk dibeli suatu saat nanti.
Aplikasi ini cukup solutif mengingat terkadang kita memiliki budget yang terbatas namun sangat menginginkan barang tersebut, dengan adanya wishlist tool ini, pihak penjual khususnya Blibli.com dapat melihat statistik dan perilaku konsumen mana yang cocok untuk produk-produk mereka, sekaligus menjadi referensi bagi penjual untuk memberikan diskon maupun promo khusus untuk calon pembeli dengan jumlah item yang banyak dan dapat dibeli secara berkelompok. Dengan begitu si user akan mendapatkan manfaat dengan memperoleh informasi promo secara langsung dari penjual.
Selanjutnya aplikasi lain yang terintegrasi dengan blibli API adalah aplikasi besutan Agung Firdaus yang diberi nama DipDip , yang memberikan cara unik untuk user mengekspresikan dirinya dengan produk yang diinginkan. Caranya cukup simple, dengan mengupload gambar foto ekspresi yang disandingkan dengan gambar produk blibli sekaligus tag line word yang disampaikannya. Sementara Dress Talk yang digaram Mushonif dan tim. Aplikasi Dress Talk ini mirip seperti yang ada di Threadless, hanya saja yang akan di cetak kedalam baju adalah status-status yang dibuat user Mindtalk. Produknya bisa terintegrasi dengan produk fashion dari Blibli, dengan demikian aplikasi ini mampu mengintegrasikan kedua API baik dari Mindtalk maupun dari Blibli.
Tak mau kalah, perwakilan dari Jogja yaitu Bogie yang mempresentasikan Blibli untuk platform WP7, juga dari Surabaya dengan aplikasi MindBall nya yang diwakili oleh Imam Muttaqien dari Suwec. Aplikasi yang sejenis temanya dengan Mindball juga diperesentasikan oleh Idham Arifin dengan aplikasi game tebak score dan chat tentang bola yang diberi nama BolaTalk. Secara keseluruhan total aplikasi yang berhasil dibuat dalam semalah berjumlah 14 aplikasi, termasuk didalamnya aplikasi yang berbasis Blaast juga turt meramaikan even hackday kali ini.
Kami dari Stasion berharap dengan adanya even ini akan semakin membantu mengeksplorasi kemampuan talenta-talenta pengembang lokal yang selama ini kurang menonjol, dengan begitu harapannya member Stasion juga dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi digital yang ada di Indonesia. Tetap semangat dan maju terus pengembang lokal kota Malang...
Foto-foto lainnya dapat dilihat di Facebook Group Stasion
Catatan: Data dan info mengenai aplikasi dan kegiatan #MindtalkAppsDay Malang dapat dilihat di http://www.mindtalk.com/u/MindtalkAppsDay/













