Pernah suatu ketika bertanya-tanya dalam hati. Kenapa banyak orang mengirimkan Al Fatihah untuk Syekh 'Abd al Qadir al-Jilani? Karena pikiran dan amalannya yang sangat dalam & luas, pikirku saat membaca buku ini. Buku yang penuh syarat makna, hampir di setiap kalimatnya. Berikut kutipan favorit, hal 26: Jikalau kautata hatimu, niscaya anggota badanmu akan ikut tertata, sebab hati adalah raja anggota badan, sehingga jikalau hati tertata rapi, maka rakyat pun ikut tertata. Ilmu adalah kulit, dan amal adalah isi. Kulit perlu dijaga agar isi terjaga, dan isi harus di jaga agar bisa diperas menjadi minyak. Jika dalam kulit tidak ada isi, maka apa yang bisa dibuat dengannya? dan jika tidak ada minyak dalam isi, apa pula yang bisa diperbuat? Ilmu akan hilang dengan hilangnya amal, lalu untuk apa kau susah-susah menghapal dan mempelajarinya jika tanpa amal? Hai orang alim, jika engkau menginginkan kebaikan di dunia dan akhirat maka amalkan ilmu dan ajari manusia. Kau juga hai orang kaya, jika kau mengharap kebaikan dunia dan akhirat , maka santunilah kaum fakir dengan hartamu. #mumba #minggumembaca








