Be The Great Anchor
Bagaimana caranya menjadi seorang anchor yang baik? Cantik dan camera face saja tidak cukup ternyata. Seorang news anchor harus terbiasa membaca dengan telepromter yang berganti dengan cepat. Jika ada kata yang tidak enak untuk diucapkan dapat diganti dengan kata – kata sendiri tanpa merubah makna konten berita.
Selain itu ekspresi wajah juga sangat mempengaruhi. Seorang news anchor harus mampu menampilkan ekspresi yang tepat, bagaimana saat menyampaikan berita yang dukacita dengan sukacita. Akan tetapi yang diucapkan bukanlah pendapat pribadi melainkan penggambaran situasi yang terjadi.
Dan ada hal yang harus dijaga oleh seorang pembaca berita salah satunya adalah saat melakukan wawancara dengan narasumber. Apabila dalam situasi duka tidak diperbolehkan bertanya mengenai apa yang dirasakan.
Coba kamu perhatikan, di meja anchor selalu terdapat kertas yang dipegang atau tersedia sebagai cadangan jika terjadi sesuatu hal dengan telepromter. Karena pada saat onair seorang anchor harus bisa memegang kendali penuh.
Apapun yang terjadi, ekspresi seorang anchor tidak boleh panik karena ekspresi wajah, tatapan mata, body language dan kata – kata akan terlihat jelas di televisi oleh semua penonton di rumah. Jika ada kesalahan teknis pun seroang anchor harus langsung meminta maaf dan mengalihkan ke berita selanjutnya.
Maka sangatlah penting untuk seroang anchor menguasai berita yang akan disampaikan. Ini adalah bagian terpenting dari persiapan sebelum on air. Tidak hanya mempersiapkan penampilan melainkan juga materi berita.
Mengecek kebenaran suatu berita juga merupakan tugas seorang news anchor agar berita yang disampaikan memang berita yang terbukti kebenarannya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih baik memeriksa dengan cermat dibanding melakukan ralat pada berita selanjutnya. Karena suatu berita dilihat dari seberapa akurat dan teruji kebenarannya. Ini juga menentukan kualitas program berita tersebut.Â














